Review

Just Cause 4

oleh: Salinolino

Halaman Pertama

Pada tahun 2018 ini, bisa dikatakan game yang mengusung sistem multiplayer merajai pasar game dunia. Entah itu game bertipe battle royale hingga MOBA, tentunya hampir setiap gamer yang ada tertarik untuk memainkannya. Selain mengusung gameplay yang bisa dimainkan bersama, tentunya ada unsur-unsur lain yang membuat daya tariknya tersendiri. Akan tetapi dengan adanya hal tersebut tidak melupakan game single-player yang mengandalkan story dan gameplay.

Untuk game single player sendiri tahun ini cukup banyak, terutama untuk konsol dan PC tentunya. Kebanyakan developer sendiri banyak yang merombak game yang ia buat, entah itu dari segi grafis ataupun dari segi gameplay, meskipun ada beberapa developer yang tetap kekeh hanya mengimplementasikan beberapa hal yang baru ke dalam gamenya, tak terkecuali Avalanche Studios. Developer dari game Just Cause 4 ini seperti enggan untuk merombak fitur-fitur yang ada di dalam gamenya tersebut. Dan bisa dikatakan mereka hanya berfokus pada gameplay dan jalan cerita dari game itu sendiri.

Jika dibandingkan dengan seri sebelumnya, Just Cause 4 masih identik dengan yang namanya ledakan, berayun, terbang bebas menggunakan parasut, hingga membuat sesuatu yang kreatif dari 'senjata talinya'. Tentu saja hal tersebut tidak terbantahkan bahwa Just Cause selalu menghadirkan gameplay yang cukup unik, dan tentunya tidak membuat para gamer merasa cepat bosan.

Just Cause 4 meneruskan kisah dari Rico Rodrigues, dimana ia berhasil membuat Medici merdeka. Dan pada seri ini, Rico harus kembali melakukan aksi gilanya untuk membebaskan negara Solis dari genggaman diktaktor 'barbar'.

Dan tidak perlu berlama-lama lagi, langsung kita simak ulasan tentang Just Cause 4!

Baca ini juga :

» Brazen Spirit 2.1
» Ragnarok M: Eternal Love
» Soulcalibur VI
» Megaman 11
» Realm Royale
Story
Just Cause 4 menempatkan kamu di negara bagian Amerika Selatan bernama Solis. Masih dengan Rico Rodriguez, tentunya pihak Avalanche enggan untuk menggantikan sosok pemeran utama dari franchise Just Cause 4 ini. Dan pada kali ini, Rico ditugaskan untuk membebaskan masyarakat Solis dari seorang diktator. Dengan cara membuat kerusuhan dan menghancurkan aset milik pemerintah setempat, Rico membuat para masyarakat Solis terinspirasi dan dengan begitu mereka siap membantu Rico dengan cara bergabung di Army of Chaos yang dipimpin langsung olehnya.

Untuk kisah sebuah pemberontakan sebenarnya kita sudah mendengar hal tersebut cukup sering, akan tetapi pada Just Cause 4 cerita tersebut dibalut dengan unsur komedi, dan itu menjadi daya tarik sendiri untuk para gamer. Memang bisa dikatakan game ini mengusung tema open world dan komedi, banyak hal-hal lucu yang bisa kamu temukan dalam Just Cause 4.

Jika berbicara tentang narasi, tentu para gamer yang telah mengikuti franchise Just Cause ini tahu betul bagaimana sifat Rico. Sebuah narasi konyol akan sering kamu dengar dari seseorang yang suka membuat kerusuhan ini. Bisa dicontohkan saat ia terbang, saat ia jatuh jatuh, hingga saat ia hendak berperang melawan para pasukan musuh kata-kata khas Rico sering kali terucap. Inilah alasan mengapa pihak Avalanche tidak ingin berpaling dari sosok Rico Rodriguez.

TAGS

KRU KOTGA BISA BACA PIKIRANMU! Kamu pasti akan suka dengan artikel ini :
Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru



Most Popular Previews
Belum ada Preview