Review

Jump Force

oleh: VolkanKaya

Halaman 1

Ditengah perkembangan industri anime yang semakin memberikan pengaruh kuat di penjuru dunia, peluang developer dalam mengembangkan game adaptasi anime tentunya juga semakin terbuka lebar. Jump Force bisa dibilang adalah salah satu game yang berhasil memanfaatkan peluang tersebut dengan sangat baik, dimana pihak Bandai Namco dan Spike Chunsoft berusaha membawa game fighting arena dengan crossover dari banyak karakter Shonen Jump.

Premis tersebut mendapatkan respon yang sangat positif sejak gamenya diumumkan pada ajang E3 2018 lalu, apalagi dengan kehadiran karakter unik seperti Yugi Muto dari Yu-Gi-Oh! dan Dai dari manga Dragon Quest, pecinta anime dan manga manapun pastinya sulit untuk berpaling dari daya tariknya. Sekarang setelah gamenya resmi dirilis, Kru KotGa sudah mendapatkan kesempatan untuk memainkannya selama lebih dari satu minggu. Terlepas apakah gamenya memang buruk atau tidak, Kru KotGa harus akui kalau Jump Force memiliki potensi yang bagus untuk bersinar, namun ada beberapa hal yang membuatnya gagal untuk mencapai target tersebut.

Lalu seperti apa kualitas Jump Force yang sesungguhnya? Apakah game ini berhasil menjawab ekspektasi para gamer pecinta anime? Rangkuman review dari Kru KotGa kali ini akan mengulasnya lebih jauh.

Baca ini juga :

» Days Gone
» Sekiro: Shadows Die Twice
» ASUS ROG G703GX, Absolutely Monster!
» Devil May Cry 5, SSStylish Comeback!
» ASUS ROG Strix Scar II GL704GW

Jalan cerita

Mode story memang bukan konten utama yang dicari dalam sebuah game fighting, namun dalam Jump Force hal ini justru berakhir sebagai salah satu atau mungkin kekurangan terbesarnya. Sejak awal memasuki game ini, kamu akan disuguhkan dengan prolog cerita dimana Frieza menyerang kota New York dengan pasukan "Venom" dan bertarung melawan beberapa karakter anime lainnya. Karena Frieza dibantu dengan armada yang sangat kuat dibawah pimpinan Kane dan Galena, Goku bersama teman-temannya mengalami kesulitan dalam melawan kekuatan tempur mereka. Pada saat konflik tersebut bergejolak di awal, Trunks berusaha membangkitkan pahlawan baru dengan kekuatan umbras cube yang nantinya akan menjadi karakter custom buatanmu.

Bersama dengan karakter yang kamu mainkan, Goku dan kumpulan karakter Shonen Jump nantinya akan menyatukan kekuatan dengan membentuk tim bernama "Jump Force." Tim yang dipimpin oleh Director Glover dan robot A.I. Navigator ini bertugas untuk menghentikan langkah pasukan Venom dalam menggabungkan seluruh dunia menjadi satu dengan kekuatan artefak kuno. Setidaknya itulah sinopsis singkat dari jalan cerita yang akan kamu dapatkan dalam game ini, namun pertanyaan terbesarnya adalah bagaimana dengan kualitasnya sendiri?

Tanpa ragu, Kru KotGa tidak akan sungkan untuk menyebut kalau jalan cerita dalam Jump Force benar-benar sangat buruk. Penilaian ini bukan karena tanpa alasan, karena selain memiliki plot cerita yang lemah dan tidak dapat memiliki fokus yang jelas, presentasinya yang disuguhkan dalam bentuk cutscene juga terlihat menyedihkan. Mulai dari pengambilan sudut pandang kamera yang aneh, ekspresi karakter kaku dengan gerak-gerik tubuh yang tidak natural, banyaknya loading screen panjang setiap kali berganti segmen, interaksi karakter yang dipaksakan, dan paling parahnya kamu tidak bisa melakukan skip cutscene. Terlepas dari kekurangan tersebut, setidaknya pihak Bandai sudah memperbaiki beberapa diantaranya lewat update patch terbaru.

Masih soal jalan ceritanya sendiri, di sini Kru KotGa juga sangat kecewa dengan lemahnya peran Light Yagami dan Ryuk dari Death Note. Untuk karakter yang hanya muncul dan difokuskan menjadi bintang utama di jalan ceritanya, keduanya justru berakhir sebagai cameo yang kurang bersinar. Jika ada satu hal yang bisa diapresiasi dari jalan cerita dalam Jump Force, mungkin Kru KotGa akan memberikan pujian pada usaha pihak developer dalam mempertahankan pengisi suara original dari sekian banyak karakter animenya.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru



Most Popular Previews
Belum ada Preview