Review

Pulang: Insanity

oleh: Reza Alif

Halaman 1

Sebelumnya kita telah dipuaskan dengan sekuel horor dari developer Indonesia, Digital Happiness, yaitu Dreadout 2. Mengambil tema yang kental dengan Indonesia, sangat membuat kita sebagai orang Indonesia pastinya sangat menikmati memainkan game tersebut.

Namun, ternyata setelah Dreadout 2, kita masih disuguhkan kembali dengan game Horor buatan anak bangsa. Kali ini ada Ozysoft dengan Pulang Insanity nya yang sempat tertunda perilisannya karena masalah teknis. Kini mereka telah merilisnya dan siap dinikmati pecinta game horor di seluruh dunia. Kru KotGa pun telah memainkan game Pulang: Insanity tersebut. Bagaimana reviewnya? Yuk, simak ulasan dibawah ini!

Baca ini juga :

» Terbaik Untuk Game FPS Shooter! Review Monitor Gaming 240Hz BenQ Zowie XL2546K!
» [REVIEW] Monitor 4K HDR BenQ EW3280U! Siap Main Console Gaming PS5 & Streaming Film? Hayukkk!
» Captain Tsubasa: Rise of New Champions
» Intel Core i5-10600K
» ASUS ROG Maximus XII Extreme
Grafis 3D yang Cukup Baik


Sumber: Dok. KotakGame

Dari segi grafis, Pulang: Insanity memang tak se-cemerlang buatan Dreadout 2, meski bukan berarti grafisnya dibawah rata-rata. Game ini masih memiliki presentasi game horor berkualitas melalui grafis 3D.


Sumber: Dok. KotakGame


Sumber: Dok. KotakGame

Desain dari setiap elemen yang ada di Pulang Insanity juga mencoba formula yang sama dengan Dreadout 2, di mana pendekatan visual dengan budaya serta lingkungan yang ada di Indonesia coba diterapkan dalam game ini. Seperti bangunan rumah, bangunan sekolah, perkampungan terpencil, sampai bentuk setannya pun dibuat ala Indonesia.

Pembawaan Cerita yang Keren


Sumber: Dok. KotakGame

Game horor untuk menjadi sempurna, pastinya harus berpangku dengan cerita yang matang dan dibawakan dengan baik. Ozysoft rupanya tau betul bagaimana menyajikan cerita dengan baik, di mana mereka mencoba bermain pelan, dan membuat pemain sedikit bingung di awal namun tetap penasaran untuk melanjutkan.


Sumber: Dok. KotakGame

Kemudian, setiap petunjuk yang bertebaran seperti kertas koran dan gambar, juga mampu menjelaskan jalan cerita dengan baik, apalagi game ini menggunakan bahasa Indonesia, jadi sangat nyaman dimainkan untuk kita.

Yang membuat cerita ini berhasil, tentu kisah yang coba dibawakan dengan ala Silent Hill ini mengambil kisah yang sebenarnya sederhana dan sangat dekat dengan budaya klenik yang ada di Indonesia, namun diolah dengan beberapa plot twist dan permainan timeline yang sangat bagus.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru



Most Popular Previews
Belum ada Preview