Review

Review Monster Hunter Rise

oleh: Christa

Halaman 3

Hadirnya Monster Baru yang Lebih Buas




Sebanyak lebih dari 30 monster di Monster Hunter Rise, yang bisa diburu oleh para pemain. Demi kepuasan fans setianya, Capcom justru membawakan monster-monster lama kembali ke seri terbaru dengan desain visual yang lebih mulus dan memukau. Sebut saja seperti Tigrex yang merupakan salah satu spesies Flying Wyvern, Pukei-Pukei, dan Tobi-Kadachi yang dikategorikan sebagai monster berukuran besar.

Baca ini juga :

» Review Mario + Rabbids Sparks of Hope
» Soul Hackers 2
» Review TMNT: Shredder's Revenge
» Review Jade Dynasty: New Fantasy
» Review Elden Ring
Sementara yang datang baru adalah Magnamalo dengan semburan api ungunya dari mulut, Tetranadon yang merupakan monster amfibi dengan cangkang menyerupai kura-kura di belakangnya, dan Bishaten yang terinspirasi dari Jepang dengan menghadirkan ciri khas baru di dalam game. Menariknya, sebagian besar monster baru yang muncul di Rise memang terinspirasi dari tokoh-tokoh cerita rakyat Jepang seperti yokai maupun roh.




Bukan dari segi penampilan fisik saja, para monster yang hadir di Rise dirancang sedemikian baik oleh Capcom. Setiap monster memiliki model pertarungan yang lebih bervariasi daripada pendahulunya. Tidak heran jika selama pertarungan dengan monster terasa lebih unik dan tidak monoton. Senjata yang bisa dibuat pemain dari hasil berburu monster sangat beragam seperti monster itu sendiri.

Jenis Senjata Sama, Teknik Baru




Seperti game-game pendahulunya, Monster Hunter Rise memiliki konsep serupa, yaitu membunuh dan mengumpulkan material dari monster untuk dijadikan kostum. Bukan sekadar asal serang, berburu monster perlu dilakukan dengan strategi yang mumpuni. Salah satunya adalah pemilihan dan penggunaan senjata. Sebanyak 14 jenis senjata berbeda hadir di Monster Hunter Rise, yang bisa dipilih sesuai dengan preferensi pemain. Sudah menjadi hal yang lumrah apabila jenis senjata dapat mempengaruhi mekanisme permainan.




Masing-masing senjata memiliki kekuatan, kelemahan, hingga kombo yang berbeda-beda. Ketika KotGa mencoba menggunakan Dual Blades, kemudian Great Sword terasa jelas perbedaannya. Dual Blades yang justru tergolong lebih lincah dalam bergerak maupun saat bertempur. Sementara Great Swords cenderung membuat pergerakan karakter lebih lambat dan terasa berat saat melawan monster. Sebagai penggemar melee, Dual Blades menurut KotGa bisa menjadi pilihan tepat apalagi ditambah dengan pemanfaatan Wirebug, yang membuat pergerakan tambah cepat.




Berbicara mengenai skill dan senjata, Capcom menambahkan sistem baru di Monster Hunter Rise yang dinamai Switch Skill. Sistem ini memungkinkan para pemain untuk menukarkan beberapa gerakan tertentu pada masing-masing senjata. Hanya ada 3 slot Switch Skill per senjata yang baru tersedia di dalam permainan. Slot 1 dan 2 merupakan set move reguler, sementara slot ketiga adalah move untuk Silkbind. Sebagian skill bisa dibuka oleh pemain apabila mengikuti cerita di dalam Rise.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru



Most Popular Previews
Belum ada Preview