Review

ROG Zephyrus M16

oleh: Yohanes

Halaman 4

BATTERY LIFE





ROG Zephyrus M16 punya kapasitas baterai yang terbilang cukup besar untuk ukurannya yaitu 90 Whrs.

Kami juga telah mencoba laptop ini untuk browsing, melakukan sesi gaming dan sesekali editing. Daya tahan baterai terhitung cukup awet, dengan waktu aktif sekitar 6 sampai 7 jam. Tergantung beban kerjanya.

Baca ini juga :

» Review Motherboard ROG Strix Z690-E Gaming WiFi
» Review Asus ROG Swift PG32UQ
» Review ROG Zephyrus G14 AW SE
» ROG Strix G15 Advantage Edition
» ROG Phone 5 Ultimate




Menariknya, pada BIOS kita diberikan fitur untuk Undervolting, sehingga untuk kamu yang menginginkan performa yang lebih adem dan irit baterai, bisa dicoba untuk setting undervolt, meskipun akan ada pemangkasan performa tentunya.

ROG Zephyrus M16 hadir dengan charger 240 Watt, cukup besar memang, akan tetapi hal ini wajar, karena spesifikasi jeroan yang juga masuk ke dalam kelas high-end.

PERFORMA dan BENCHMARK





Laptop yang kami review ini menggunakan Intel Core i7- 11800H 8 core dan 16 thread dengan frekuensi up-to 4,8 GHz, TDP nya 45 watt. Otak kelas high-end ini ditemani kartu grafis Nvidia GeForce RTX 3060 6GB GDDR6, RAM 2x8GB 3200Mhz dan storage NVMe PCIe M.2 SSD berkapasitas 1TB.




Menariknya, ASUS masih menyediakan opsi upgrade RAM, dikarenakan RAM yang sudah tersolder langsung ke PCB motherboard hanyalah 1 buah, jadi yang satu slotnya lagi dapat dilepas dan kalau mau upgrade RAM, kamu bisa mengganti yang 8GB ini ke ukuran yang lebih besar.

Dan juga masih ada slot tambahan untuk SSD M.2. Jadi upgrade SSD yang bisa dilakukan adalah menambah SSD ke slot tambahan yang masih kosong.

SSD NVMe yang disediakan juga sudah berjalan di PCIe gen 4, yang berarti speed yang dihasilkan sudah pasti ngebut banget. Berikut adalah hasil pengetesan kecepatan storage SSD yang kita test menggunakan Crystal Disk Mark.

Performance Mode





Turbo Mode





Bisa kita lihat, dalam performance mode kecepatan SSDnya adalah Read 6874 MB/S dan Write 5079 MB/S, dan pada Turbo Mode terjadi peningkatan kecepatan dengan Read di 6963 MB/s dan Write 5085 MB/s. Gila kan kencengnya? Kebayang ngebutnya loading system dan aplikasi native di laptop M16 ini.

Lanjut ke sesi benchmark.

Kami telah melakukan benchmark untuk mengetahui performa dari ROG Zephyrus M16, dengan software Cinebench R20, PCMark 10, 3DMark Fire Strike dan Time Spy. Ini dia hasilnya.




Dari hasil benchmark sintetis yang telah Kru KotGa lakukan, hasil yang didapatkan terbilang cukup baik untuk ukuran 8 cores, bahkan angka single core Intel Core i7 Gen 11 ini pada Cinebench R20 tergolong sangat tinggi.




Setelah benchmark sintetis, kami juga mencoba performa gaming laptop ini. Kami melakukan uji coba terhadap game non ray tracing seperti Valorant, Dota 2 dan Horizon Zero Dawn.

Untuk game-game esports, laptop ini sudah bisa memaksimalkan kemampuan layarnya yang 165Hz dengan average FPS yang stabil.




Cukup terlihat bahwa laptop ini sangat layak disebut sebagai laptop gaming, kami mendapatkan performa gaming yang berada diatas rata-rata laptop gaming tipis.

Kami mendapatkan hasil Ray Tracing yang sangat memuaskan pada resolusi 1200p, dengan pertimbangan untuk mendapatkan FPS yang lebih stabil. Kemampuan ray-tracing-nya jelas bukan gimmick semata, dengan hasil di sekitar 30-an fps, bisa dibilang ROG Zephyrus M16 sudah bisa menghadirkan gameplay yang baik.

Apalagi jika kita menghidupkan fitur DLSS di beberapa game yang support, yang akan mendongkrak FPS sehingga gameplay semakin smooth.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru



Most Popular Previews
Belum ada Preview