Review

Review ASUS Vivobook 13 Slate OLED

oleh: Yohanes

Halaman 4

BATTERY LIFE






Vivobook 13 Slate OLED memiliki kapasitas baterai 50 Whrs, yang tentu akibat dikombinasikannya dengan CPU hemat daya, akan sangat normal jika screen on timenya panjang. Dalam penggunaan ringan tablet ini dapat bertahan hingga 9 jam-an.

Pengisian dayanya menggunakan charger brick 65Watt bawaanya dari 0% hingga 60% hanya memerlukan waktu sekitar 40 menit saja.

Baca ini juga :

» Revisit ASUS ROG Phone 6
» Review ASUS Zenbook 17 Fold OLED UX9702A
» Cooler Master MasterLiquid ML240 Illusion
» ASUS ROG Strix Z790-I Gaming WiFi
» ASUS ExpertBook B3 Detachable B3000

PERFORMA dan BENCHMARK





SKU tablet yang kami review ini menggunakan Intel® Pentium® Silver N6000 Processor yang memiliki clock speed 1.1 GHz dan boost clock up to 3.3 GHz, dengan 4 cores dan 4  threads. CPU mobile ini datang dengan TDP yang sangat-sangat kecil yaitu hanya 6 Watt saja. Prosesor ini juga sudah disertakan dengan on board graphic yaitu Intel® UHD Graphics yang tentu, sebaiknya tidak usah berharap terlalu banyak untuk bermain game, karena memang tablet ini bukan didesain untuk bermain game.

Prosesor tersebut ditemani RAM LPDDR4X 8GB yang berjalan di dual channel, dan storage NVMe PCIe Gen3 M.2 SSD berkapasitas 256GB yang kecepatannya standar saja.

Berikut adalah hasil pengetesan kecepatan storage SSD yang kami uji menggunakan Crystal Disk Mark.




Sequential Read di 1,3 GB/s dan Sequential Write di 0,9 GB/s.

Lanjut ke sesi benchmark.

Kami telah melakukan benchmark menggunakan software Cinebench R15, 3D Mark Fire Strike, Time Spy, GeekBench 5 dan PCMark 10. Ini dia hasilnya.




Tentu bisa dibilang ini adalah tablet dengan nilai komputasi yang rendah, angkanya tidak impresif jika kita compare ke laptop maupun tablet Windows lainnya yang ada di pasaran, tapi tampaknya ASUS memang sengaja mengawinkan tablet ini dengan CPU berdaya rendah untuk mendapatkan daya tahan baterai yang tinggi.




Tapi tentu kami akan tetap menguji tablet ini dengan test gaming, yang kami jalankan di resolusi 1080p dengan low settings.




Pada game esports seperti DOTA 2, mendapatkan average FPS di 35, Valorant mendapatkan average FPS di 51, di luar ekspektasi, ternyata tablet ini masih cukup kuat untuk memainkan game esports.




Untuk yang lebih berat seperti Genshin Impact, kami hanya mendapatkan average FPS di 22, memang dirasa masih kurang playable untuk game seberat ini.







Kami juga melakukan pengujian untuk memainkan beberapa judul game-game android, dengan emulator tentunya dan hasilnya bisa dibilang mirip dengan smartphone budget. MLBB mendapatkan average FPS di 52 dengan setting medium, NFS No limits dan PUBG Mobile dengan setting HD mendapatkan masing-masing 30 average FPS, lumayan.




Bisa disimpulkan, bahwa memang performa tinggi bukanlah sesuatu yang dikejar ASUS disini, melainkan fleksibilitas tinggi dan kenikmatan dalam menikmati konten hiburan.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru



Most Popular Previews
Belum ada Preview