Review

Thor Love and Thunder

oleh: Billy Mariza

Halaman 1

Thor menjadi satu-satunya karakter Marvel Cinematic Universe yang mendapatkan sekuel keempat. Thor: Love and Thunder melanjutkan kisah dari karakter awal dari Avengers setelah apa yang terjadi dengan Endgame. Yang mencoba menikmati masa pensiunnya dan Chris Hemsworth masih dipercaya sebagai Thor Odinson dan Taika Watiti mengambil peran sebagai pengarah film.

Review film ini tentunya akan ada berbagai spoiler ya! Jadi buat kamu yang belum nonton diperbolehkan untuk skip dulu ya! Hehe.

Baca ini juga :

» One Piece Film Red
» Doctor Strange in the Multiverse of Madness
» Sonic the Hedgehog 2
» Morbius
» The Batman

Cerita Superhero dengan Balutan Komedi




Sumber: Marvel

Melanjutkan petualangannya sebagai Space Viking, Thor mendapatkan kabar bahwa kota New Asgard terancam setelah hadirnya Gorr the God Butcher (Christian Bale) yang mengincar untuk membunuh berbagai dewa atas dendamnya terhadap para dewa yang tidak menyelamatkannya.

Kita juga mengetahui fakta hilangnya Jane Foster selama ini setelah diketahui ia terkena kanker stadium 4. Mirip dengan apa yang terjadi dengan Mighty Thor di komik, ia mengambil palu Mjolnir dan membuatnya mendapatkan kesehatan yang instant serta menjadi pelindung Asgard yang baru.

Cerita ini bisa dibilang cukup lurus tidak ada plot twist yang terlalu berlebihan dan setiap scenenya dibalut komedi. Seperti akwkardnya Thor ketika berbicara, celotehan Valkyrie, hingga polosnya Korg. Namun cerita ini terasa tidak seluas dari film sebelumnya karena hanya berfokus tentang penutup cerita cinta antara Thor dan Jane Foster saja.

Villain yang Fokus dan Passion, Gorr the God Butcher




Sumber: Marvel

Kita gak bisa memungkiri Gorr yang diperankan oleh Christian Bale sangat mencuri perhatian sepanjang film. Bahkan mungkin ia menjadi salah satu villain yang berhasil mengalahkan penjahatnya di film secara literally. Dengan memegang pedang Necrosword ia mengincar berbagai dewa dan mengalahkan mereka satu persatu.

Meskipun yang cukup disayangkan tidak banyak adegan dari Gorr menghabisi para dewa tersebut hanya dari off-screen saja. Meskipun begitu ia tetap fokus terhadap tujuannya ketimbang menghabisi semua dewa, ia memilih untuk mengembalikan anaknya yang meninggal akibat kelaparan.

Apalagi CGI battle dengan monster yang disummon oleh Gorr masih banyak terkesan kasar tidak seperti yang biasanya di MCU.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru



Most Popular Previews
Belum ada Preview