Review

Review MSI Raider GE67HX

oleh: Yohanes

Halaman 4

PERFORMA dan BENCHMARK





SKU Raider GE67HX yang kami review ini menggunakan 12th Gen Intel® Core™ i9-12900HX processor, dengan 16 cores yang terdiri dari 8 P-cores dan 8 E-cores dan 24 threads, seperti yang kita tahu bahwa kelebihan dari gen ke-12 dari Intel ini adalah penggunaan P-cores alias performance cores yang berukuran besar dan E-cores yaitu Efficient Cores yang berukuran lebih kecil, Hyper-threading hanya ada pada P-coresnya, sehingga 8 P-coresnya memiliki 16 thread dan 8 E-coresnya memiliki 8 thread sehingga jumlah total threadnya mencapai 24 threads. CPU mobile ini normalnya datang dengan TDP 55 Watt, tapi ternyata masih bisa dimaksimalkan hingga 75 Watt oleh sistem.

Prosesor tersebut ditemani oleh pengolah grafis diskrit yaitu Nvidia RTX™ 3080 Ti 16GB GDDR6 versi laptop, RAM DDR5 2x16GB 4800Mhz, dan storage NVMe PCIe Gen4 M.2 SSD berkapasitas 2TB.

Opsi upgrade yang tersedia cukup lebar, karena kita memiliki akses ke kedua slot RAMnya, sehingga kita bisa mengganti keduanya jika menginginkan kapasitas RAM yang lebih besar, dan masih ada satu buah slot SSD NVMe PCiE gen 4 yang masih kosong sehingga menambah storage juga masih bisa dilakukan, tapi SSD 2TB yang sudah disediakan sih kayaknya sudah lebih dari cukup.

Baca ini juga :

» Review MSI Crosshair 15 R6E
» Review ROG Strix Scar 15 2022 G533ZM
» Review ASUS ExpertBook B7 Flip
» Review ASUS TUF Dash F15 2022
» Review Acer Predator Helios 300 (2022)

Berikut adalah hasil pengetesan kecepatan storage SSD yang kami uji menggunakan Crystal Disk Mark.




Kecepatan SSD NVMe yang digunakan sudah sangat ngebut, dengan Sequential Read di 6,5 GB/s dan Sequential Write di 4,9 GB/s.

Lanjut ke sesi benchmark.

Kami telah melakukan pengujian menggunakan software 3D Mark Fire Strike, Time Spy, PCMark 10 dan SuperPosition. Ini dia hasilnya.




Hasilnya yang sangat tinggi memang sesuai ekspektasi, jika kita kembali mengingat CPU dan GPU yang digunakan, dan ini semua dilakukan pada mode Extreme performance untuk memaksimalkan performanya.

Pengujian Cinebench R20 dan R23 pun skornya sangat tinggi, khususnya di R23 untuk multi corenya tembus hingga 22689, dan single corenya di 1904.







Pengujian render video 4K menggunakan Adobe Premiere Pro menggunakan project khusus yang selalu kami gunakan, mendapatkan durasi 3 menit untuk software only, 7 menit 13 detik untuk OpenGL dan 1 menit 4 detik untuk CUDA cores.

Tentu hasil ini cukup menjanjikan untuk sektor multimedia seperti rendering maupun editing, bahkan untuk kelas profesional.




Performa laptop ini terhadap game dengan Ray Tracing aktif juga sudah sangat memuaskan, terlebih hasil ini kami dapatkan di resolusi 1440p dengan mode Extreme Performance.

Semua game sudah dapat berjalan di setidaknya 60 FPS, seperti Cyberpunk 2077 yang memang terkenal sangat berat untuk dijalankan, apalagi dengan Ray Tracing. Bahkan di Shadow of the Tomb Raider sudah tembus 100-an average FPS.




Kalau urusan game esports, seperti DOTA 2  dan Valorant hasilnya sudah sangat tinggi,  sudah bisa memaksimalkan refresh rate 240Hz dari layarnya, untuk DOTA 2 dapat tembus di 204 average FPS. Di game Valorant dengan setting grafis tertinggi mendapatkan angka 385 Average FPS, gokil.

Dari hasilnya tentu bisa dipastikan laptop ini memang didesain khusus untuk gamer yang membutuhkan performa, khususnya untuk judul-judul game triple A.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru



Most Popular Previews
Belum ada Preview