
Nintendo akhirnya membawa kembali Donkey Kong dalam sebuah game platformer 3D penuh ambisi yang diberi nama Donkey Kong Bananza, eksklusif untuk Nintendo Switch 2. Game ini bukan hanya jadi penanda kebangkitan Donkey Kong untuk konsol modern, tapi juga pembuka generasi baru bagi platform milik Nintendo. Dengan gameplay berbasis eksplorasi dan destruksi lingkungan secara real-time, Bananza berhasil menyuguhkan pengalaman bermain yang sangat segar bahkan bagi para veteran Nintendo sekalipun.
Sebagai waralaba legendaris, Donkey Kong sudah hadir sejak era arcade tahun 1980-an dan terus berevolusi. Salah satu titik penting dalam sejarahnya adalah Donkey Kong Country untuk Super Nintendo (SNES), yang dirilis pada 1994. Game ini merevolusi genre platformer dengan grafis pre-rendered yang mencengangkan pada masanya, serta gameplay penuh aksi yang ikonik. Seri ini berlanjut dengan Donkey Kong Country Returns untuk Nintendo Wii (2010) dan Donkey Kong Country: Tropical Freeze yang awalnya dirilis di Nintendo Wii U (2014), sebelum akhirnya di-port ke Nintendo Switch. Kedua game ini mempertahankan esensi klasik Donkey Kong sambil menghadirkan tantangan platforming yang solid dan soundtrack luar biasa dari David Wise.
Kini, Donkey Kong Bananza menjadi langkah paling berani dalam sejarah seri ini, membawa Donkey Kong ke dunia 3D modern yang luas dan interaktif. Game ini telah dirilis pada 17 Juli 2025, dan sejak hari pertama langsung mencuri perhatian. Banyak penggemar dan media yang memberi skor nyaris sempurna, dengan pujian mengarah ke sisi inovatif dan performa teknis game ini. Tapi sebenarnya, apa sih yang membuat Donkey Kong Bananza begitu istimewa?
Yuk langsung simak Review KotakGame!

Inti dan fitur utama dari Donkey Kong Bananza adalah gameplay destruktif real-time berbasis teknologi voxel. Mekanik ini bukan sekadar gimmick atau elemen tambahan, tetapi benar-benar menjadi inti dari eksplorasi dan progresi dalam game. Pemain dapat menghancurkan dinding, lantai, dan objek lingkungan lain untuk membuka jalur rahasia, mengakses area tersembunyi, atau sekadar menciptakan kekacauan yang memuaskan.
Fitur ini terasa sangat natural dan terintegrasi dengan baik dalam desain level. Sensasi menghancurkan lingkungan sambil menciptakan jalur baru menjadikan tiap sesi bermain selalu terasa dinamis dan penuh kemungkinan baru. Tidak mengherankan jika banyak reviewer menyebut Bananza sebagai game dengan sistem eksplorasi paling menyenangkan dalam sejarah Donkey Kong.
Sebagai perbandingan, Donkey Kong 64 yang dirilis untuk Nintendo 64 pada tahun 1999 adalah upaya pertama Nintendo membawa Donkey Kong ke ranah 3D. Meskipun saat itu game ini mendapat sambutan positif dan menawarkan dunia yang luas dengan lima karakter yang bisa dimainkan, banyak pemain merasa sistem backtracking dan kebutuhan untuk berganti karakter terlalu sering membuat progresi terasa lambat dan repetitif. Bananza belajar dari sejarah itu dan berhasil menciptakan dunia 3D yang lebih imersif, terbuka, dan interaktif berkat teknologi baru dan desain modern.
Yang membuat Donkey Kong Bananza makin menjanjikan adalah fakta bahwa game ini dikembangkan oleh tim di balik Super Mario Odyssey, salah satu game platformer 3D terbaik dalam sejarah Nintendo. Dengan pengalaman mereka dalam merancang dunia sandbox penuh kreativitas, Bananza menjadi perpaduan sempurna antara kebebasan eksplorasi dan aksi khas Donkey Kong. Tak heran jika banyak yang menyebut game ini sebagai calon masterpiece utama untuk Nintendo Switch 2, dan bahkan sebagai kandidat kuat Game of the Year 2025.

Gameplay Donkey Kong Bananza secara keseluruhan tetap mempertahankan ciri khas platforming klasik, namun dengan pendekatan modern yang lebih bebas dan fleksibel. Setiap level menawarkan dunia yang terbuka, berbagai puzzle lingkungan, serta tantangan platforming yang terus berkembang seiring permainan.
Salah satu fitur menarik lainnya adalah sistem transformasi “Bananza”, di mana Donkey Kong bisa berubah menjadi bentuk-bentuk dengan kekuatan uniknya masing-masing seperti Zebra untuk berlari cepat, Ostrich untuk terbang di udara, atau Kong raksasa dengan kekuatan ekstra. Transformasi ini memberi sentuhan variasi pada gameplay, meskipun tidak semua bentuk terasa impactful atau mengganti dinamika permainan secara besar-besaran.
Selain itu, kehadiran Pauline sebagai karakter pendamping bukan sekadar selipan naratif. Ia bisa dimainkan dalam mode co-op lokal, menggunakan kekuatan vokalnya untuk membuka segel, menghancurkan elemen tertentu, dan membantu eksplorasi. Pauline pertama kali muncul di game Donkey Kong arcade tahun 1981 sebagai karakter yang diculik, namun kini ia tampil sebagai partner bagi Donkey Kong, melanjutkan peran kuatnya seperti di Super Mario Odyssey.

Setiap area di Donkey Kong Bananza dirancang dengan variasi visual dan gameplay yang unik. Dari tambang tua yang penuh jebakan, hutan tropis yang rimbun, hingga dunia bawah tanah bak labirin yang misterius, seluruhnya didesain secara matang sehingga terasa hidup dan menantang.
Sistem collectibles dan easter egg juga menambah elemen untuk dijelajahi. Ada banyak tantangan opsional, mini-puzzle, dan item-item eksklusif yang bisa ditemukan jika kamu berhasil menghancurkan atau mengeksplorasi setiap sudut level. Bahkan setelah menyelesaikan cerita utama, konten post-credit masih menawarkan misi dan tantangan yang cukup menarik.
Buat kamu yang Completionist, Donkey Kong Bananza bisa jadi tambang emas yang bakal bikin kamu betah main berjam-jam.

Secara teknis, Donkey Kong Bananza memamerkan kekuatan awal dari Nintendo Switch 2. Visual-nya tajam, penuh warna, dan efek destruktif-nya terlihat memukau terutama saat dimainkan di mode Docked dengan resolusi 1080p hingga 1200p.
Namun sayangnya kami masih menemukan frame drop di beberapa situasi, terutama saat banyak objek dihancurkan sekaligus atau terjadi pertarungan besar. Masalah kontrol kamera juga jadi sorotan kami terutama di area sempit atau beberapa saat ketika DK berdiam di posisi yang terhalang objek lain.
Meskipun isu-isu ini tidak merusak pengalaman bermain secara menyeluruh, tentunya hal ini tetap menjadi catatan yang patut diperbaiki jika Nintendo ingin membawa Bananza ke level teknis yang benar-benar solid untuk memuaskan para penggemar.

Audio dalam game ini dipresentasikan secara matang, dari suara tinjuan Donkey Kong yang berat dan empuk, hingga musik latar yang catchy dan mendukung atmosfer setiap level. Sistem audio 3D membuat pengalaman eksplorasi terasa lebih hidup, terutama saat pemain menjelajahi area bawah tanah atau ruang tertutup.
Kontrol-nya pun sangat responsif dan intuitif. Gerakan Donkey Kong terasa lincah dan akurat, dan mekanik lain seperti punch, drill, hingga dash bekerja dengan baik dan mudah dipelajari. Game ini berhasil menyatukan feel klasik dengan kontrol modern yang nyaman dimainkan di tangan, baik dalam mode handheld maupun docked.
Cerita dalam Donkey Kong Bananza memang bukan fokus utama, tapi tetap hadir dengan gaya khas Nintendo yang hangat dan menyenangkan. Hubungan antara Donkey Kong dan Pauline terasa menyegarkan, tidak terlalu dramatis namun cukup untuk memberi pemain alasan kuat menjelajahi dunia yang luas dan penuh misteri ini.
Beberapa momen dalam cutscene atau interaksi karakter bahkan berhasil membuat kami tertawa kecil, hal ini tentunya jadi ciri khas game Nintendo yang tetap bertahan dengan tema family-friendly di tengah gameplay yang penuh ledakan dan kekacauan.

Dengan berbagai respon positif dan gameplay inovatifnya, Donkey Kong Bananza layak disebut sebagai salah satu kontender terkuat Game of the Year 2025. Hal yang menarik, game penuh warna dan family-friendly ini kemungkinan akan bersaing dengan judul-judul seperti Expedition 33 dan Death Stranding 2. Akankah keberhasilan Astro Bot yang dulu mencuri perhatian di tengah dominasi game-game dewasa terulang? Hal ini juga bukti bahwa keseruan dan kreativitas tetap punya tempat di panggung penghargaan tertinggi.
Donkey Kong Bananza adalah debut luar biasa untuk Nintendo Switch 2. Dengan menggabungkan sistem destruktif yang inovatif, desain level yang kreatif, dan gameplay penuh variasi, game ini kami rasa berhasil memposisikan diri sebagai salah satu platformer 3D terbaik di era modern.
Memang, ada beberapa kekurangan seperti performa yang belum stabil secara menyeluruh dan beberapa fitur transformasi yang terasa kurang maksimal. Tapi jika dibandingkan dengan keunggulan yang ditawarkan, kekurangan itu jadi terasa minor dan bisa dimaafkan.
Kami rasa Donkey Kong Bananza bukan hanya jadi game petualangan yang menyenangkan. Tetapi game ini adalah deklarasi Nintendo bahwa Donkey Kong layak mendapat tempat utama di era baru Switch 2. Sebuah mahakarya yang eksplosif, imajinatif, dan sangat menyenangkan untuk dimainkan terutama buat kamu penggemar genre platformer 3D, pecinta Donkey Kong, atau sekadar mencari alasan kuat untuk membeli Nintendo Switch 2, Donkey Kong Bananza adalah jawabannya.
Recommended by Kotakgame
Srikandi Dunia Esports Indonesia! Inilah Dere...
Bangun Kerajaan dan Tentukan Takdir Bangsa di PR...