Release Date26 August 2026
ESRB RatingRating Pending
GenreTurn Based Strategy
Publisher
Happinet, NIS America

Developer
adglobe Inc.

Console
KOTAK GAME RATING
70
PLAYER RATING
70
BERI RATING
Review

BRIGANDINE ABYSS Review

oleh: Ridwan Ura

Halaman 1

BRIGANDINE ABYSS mungkin bukan nama yang familiar bagi sebagian besar gamer. Padahal, seri ini sudah hadir sejak era PlayStation melalui Brigandine: The Legend of Forsena pada 1998 dan kembali lewat The Legend of Runersia pada 2020. Kini, Happinet dan Adglobe membawa kembali perang di benua Meltitea dengan formula baru yang kini hadir dengan style anime yang terlihat lebih menonjol jika dibandingkan dua seri sebelumnya.

Namun, daya tarik seri
Brigandine justru terletak sebelum pertempuran dimulai. Komposisi pasukan, posisi wilayah, hingga fase sebelum invasi harus dipikirkan matang-matang. Lantas, apakah perombakan dan strategi berlapis ini mampu memberikan pengalaman SRPG yang lebih baik dari pendahulunya, atau justru menjadi penghalang bagi pemain baru?

Kebetulan kru KotakGame dapat akses untuk mencoba
BRIGANDINE ABYSS lebih dulu, jadi langsung aja kita bahas review-nya!

Masih Menjaga Ciri Khas Seri Brigandine



Sekilas, BRIGANDINE ABYSS memang terlihat seperti tactical RPG pada umumnya. Ada Leader, Monster, pertarungan turn-based, serta medan pertempuran dengan sistem hexagonal grid. Namun, pengalaman bermainnya tidak sepenuhnya berpusat pada apa yang terjadi di medan perang.

Justru,
strategi terbesar dimulai sebelum pertempuran berlangsung.

Dalam BRIGANDINE ABYSS, pemain tidak sekadar berpindah dari satu battle ke battle berikutnya. Pemain berperan sebagai pemimpin sebuah faksi yang harus mengembangkan kekuatan sekaligus memperluas pengaruhnya di seluruh benua Meltitea.

Setiap
Season dibagi menjadi tiga tahapan utama: Organization Phase, Attack Phase, dan Invasion Phase.



Di Organization Phase, pemain mempersiapkan segala sesuatu untuk menghadapi konflik berikutnya. Mulai dari menyusun komposisi Leader dan Monster, memberikan equipment, mengembangkan pasukan, mengirim Leader menjalankan Quest, hingga menempatkan pasukan di berbagai stronghold.

Kemudian masuk ke
Attack Phase, saat pemain menentukan wilayah yang ingin diserang sekaligus mempertimbangkan ancaman dari faksi lain.

Barulah
Invasion Phase menjadi panggung untuk menguji seluruh keputusan tersebut melalui pertarungan tactical RPG berbasis turn-based.

Siklus inilah yang menjadi salah satu
identitas utama seri Brigandine, dan BRIGANDINE ABYSS masih mempertahankan formula tersebut sebagai fondasi utama gameplay-nya.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru



Most Popular Previews
Belum ada Preview