NEWS

Karyawannya Kena PHK Massal, CEO Microsoft Malah Naik Gaji

Muhammad Ferdiansyah   |   Kamis, 23 Oct 2025


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Microsoft mencatat lonjakan nilai saham yang signifikan sepanjang tahun 2025, didorong oleh investasi besar-besaran dalam teknologi kecerdasan buatan (AI).

Di tengah tren positif tersebut, CEO Microsoft Satya Nadella menerima kenaikan gaji sebesar 22%, menjadikan total kompensasinya mencapai USD 96,5 juta untuk tahun fiskal 2025.

Kenaikan ini merupakan yang tertinggi sejak Nadella menjabat sebagai CEO pada tahun 2014. Sebagian besar dari total gaji tersebut berasal dari penghargaan saham senilai lebih dari USD 84 juta, ditambah insentif tunai lebih dari USD 9,5 juta dan kompensasi lainnya.

Kinerja saham Microsoft yang meningkat 23% sepanjang tahun ini menjadi faktor utama di balik peningkatan nilai penghargaan saham tersebut.

Baca ini juga :

» Overwatch Sering Jadi Top Sales, Bikin Blizzard Entertainment Jadi Anak Emas Microsoft?
» Akhirnya Microsoft janji bakal optimize windows 11 untuk perangkat dengan ram 8GB
» Ditengah Isu Akan Hilangnya Game Fisik, Xbox Justru Dirumorkan Bakal Support di Next-Gen Konsol Mereka
» Xbox Dikabarkan Rugi $150 Dolar Dari Tiap Unit Xbox X|S Yang Terjual
» Jadi Lebih Enteng Microsoft Akhirnya Bersihkan Windows 11 Search dari Iklan dan Konten Promosi

Karyawan Justru di-PHK

Namun, pencapaian ini terjadi di tengah serangkaian pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang dilakukan perusahaan. Sepanjang tahun 2025, Microsoft telah melakukan tiga gelombang PHK besar: sekitar 1% karyawan diberhentikan pada Januari, 6.000 karyawan pada Mei, dan 9.000 karyawan pada Juli.

Perusahaan menyebutkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari penyesuaian organisasi untuk menghadapi dinamika pasar yang terus berubah.

Dalam pernyataan resmi, Microsoft menyatakan bahwa perubahan organisasi diperlukan untuk memposisikan perusahaan dan tim agar tetap kompetitif. Nadella sendiri menyebut bahwa keputusan PHK tersebut menjadi beban emosional yang berat baginya.

Sebagai perbandingan, gaji Nadella jauh melampaui rata-rata kompensasi CEO perusahaan S&P 500 yang berada di angka sekitar USD 17,1 juta pada tahun 2024.

Bahkan jika dibandingkan dengan CEO perusahaan teknologi lainnya, seperti Tim Cook dari Apple (USD 74,6 juta) dan Jensen Huang dari Nvidia (USD 49,9 juta), gaji Nadella tetap berada di posisi atas.

Dengan sekitar 90% dari total kompensasinya berbentuk saham, nilai gaji Nadella sangat bergantung pada performa perusahaan di pasar. Lonjakan nilai saham Microsoft yang kini mendekati kapitalisasi pasar USD 4 triliun menjadi faktor utama yang mendorong peningkatan tersebut.



Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru