NEWS

Gara-Gara Malware, FBI Turun Tangan Investigasi Steam!

Rahmat Handiko    |   9 jam yang lalu


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Dunia gaming PC sedang diguncang kabar mengejutkan. Federal Bureau of Investigation (FBI) secara resmi mengumumkan investigasi skala besar terhadap sejumlah game di platform Steam. Langkah ini diambil setelah ditemukannya serangkaian program jahat (malware) yang menyusup ke dalam toko digital milik Valve tersebut dan merugikan banyak pengguna.

Sebagai platform gaming terbesar sejak 2004 dengan koleksi lebih dari 100.000 judul, Steam memang menjadi target empuk bagi para aktor kriminal siber. Meski Valve rutin mempromosikan pengembang indie, keterbukaan sistem mereka ternyata menjadi celah yang dimanfaatkan untuk menyebar skema penipuan.


Daftar Game yang Terinfeksi Malware

Berdasarkan dokumen resmi FBI, terdapat tujuh judul game spesifik yang kini masuk dalam daftar hitam radar pemerintah Amerika Serikat. Diduga kuat, ketujuh game ini dikelola oleh individu atau kelompok yang sama.

Berikut adalah daftar game yang wajib Anda waspadai:

  • BlockBlasters
  • Chemia
  • Dashverse / DashFPS
  • Lampy
  • Lunara
  • PirateFi
  • Tokenova

Pihak berwenang menyatakan bahwa serangan ini berlangsung cukup lama, yakni dari Mei 2024 hingga Januari 2026. Salah satu kasus yang paling mencolok melibatkan BlockBlasters, yang sebelumnya sempat viral karena diduga mencuri dana dari akun milik seorang streamer Twitch populer.


Hak Korban dan Restitusi

FBI kini membuka pintu bagi para pemain yang merasa menjadi korban. Pengguna yang pernah mengunduh atau berinteraksi dengan game-game di atas diminta untuk memberikan informasi detail, seperti bagaimana mereka menemukan game tersebut dan total kerugian finansial yang dialami.

Berdasarkan hukum federal AS, korban yang teridentifikasi berpotensi mendapatkan layanan khusus, hak restitusi (ganti rugi), serta perlindungan hukum lainnya.


Baca ini juga :

» Steam Machine 6x Lebih Kuat Dari Steam Deck, Target 30 FPS/1080p Untuk Game Agar Dapatkan Machine Verified
» IGRS Akhirnya Resmi Terintegrasi Dalam Steam
» Diskon Gila-gilaan! Game ATLUS & SEGA Turun Harga di Steam Year of the Horse Sale
» Valve Dituntut Oleh Aktivis Inggris Karena Dianggap Monopoli dan Tidak Adil
» Rayakan Tahun Baru Imlek dengan Diskon Besar dari Square Enix di Steam!

Badai Hukum Menimpa Valve di Tahun 2026

Investigasi FBI ini hanyalah satu dari sekian banyak masalah hukum yang mengepung Valve awal tahun ini. Selain isu malware, Valve juga menghadapi tekanan berat terkait mekanisme loot box.

  • Gugatan New York: Jaksa Agung Letitia James menggugat Valve karena menganggap loot box di game seperti Dota 2 dan Team Fortress 2 sebagai bentuk perjudian ilegal yang menargetkan anak-anak.
  • Masalah Hak Cipta: Di Inggris, Performing Right Society meluncurkan gugatan terkait pelanggaran hak cipta.
  • Tekanan Domestik: Negara bagian Washington juga turut menyeret Valve ke meja hijau atas isu serupa.


Pertaruhan Besar di Tengah Peluncuran Produk Baru

Ironisnya, skandal ini terjadi tepat saat Valve sedang bersiap menghadapi tahun tersibuknya. Pada tahun 2026 ini, Valve dijadwalkan merilis sejumlah perangkat keras ambisius, di antaranya:

  • Steam Machine Terbaru: Konsol rumahan dengan performa setara PS5 dan Xbox Series X.
  • Steam Frame VR: Headset virtual reality generasi terbaru.
  • Steam Controller 2: Versi anyar dari kontroler ikonik mereka.

Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru