




Katsuhiro Harada akhirnya buka suara panjang lebar soal update terbaru Tekken dan kondisi tim di belakangnya, tapi dengan nada yang cukup kalem dan apa adanya.
Just a small clarification regarding the facts.
— Katsuhiro Harada (@Harada_TEKKEN) June 5, 2026
The work behind the latest update had actually been in progress since last year, and what is currently being delivered is the result of that long-running effort. (Anyone who has worked in game development will probably understand… https://t.co/oZEudL1Hm0
Dalam klarifikasinya, Harada menegaskan kalau kerjaan buat update terbaru ini sebenarnya sudah berjalan sejak tahun lalu, bukan sesuatu yang mereka kerjain dadakan dalam beberapa minggu terakhir. Buat yang pernah nyemplung di dunia game dev pasti paham, prosesnya bukan cuma soal debug dan QA, tapi juga harus lewat sertifikasi dan approval dari pihak platform seperti Sony, Microsoft, dan lainnya yang makan waktu cukup lama. Harada juga ngingetin kalau sekitar setahun lalu dia pernah bikin post yang sudah ngarah ke patch ini, jadi apa yang pemain lihat sekarang itu hasil dari proses panjang, bukan reaksi instan ke drama komunitas belakangan.
Ia juga menegaskan soal arah patch terbaru yang dipimpin Nakatsu atau Kohei Ikeda, tapi bukan berarti dia kerja sendirian. Ada juga Yasuki Nakabayashi dan Mishimastar yang sama-sama terlibat cukup dalam sebagai sutradara dalam proses pengembangan patch ini. Menariknya, Harada bilang kalau update ini adalah karya terakhir mereka sebelum mereka hengkang dari perusahaan, jadi patch ini bisa dibilang semacam penutup babak buat beberapa sosok penting di balik Tekken. Di sisi lain, dia mengingatkan kalau hasil yang dirasakan pemain itu bukan cuma kerja beberapa nama yang sering disebut, tapi buah kerja keras banyak anggota tim yang mungkin namanya bahkan tidak dikenal publik.
Harada agak menyentil kebiasaan komunitas yang terlalu sibuk bongkar credit untuk cari tahu siapa yang harus dipuji atau disalahkan. Menurut dia, terlalu fokus ke nama individu itu kurang ada nilainya, karena pada kenyataannya game dan update seperti ini selalu lahir dari kerja tim. Dia juga melihat banyak spekulasi dan analisis dari komunitas yang sayangnya banyak yang tidak akurat, bukan cuma soal topik ini saja. Nama-nama director yang sering disebut fans, termasuk Yasuki Nakabayashi, dikonfirmasi sudah meninggalkan proyek dan sekarang sudah memulai perjalanan baru di tempat lain.
Harada juga menyinggung orang-orang yang merasa paham industri game dan menjelaskan situasi seolah mereka orang dalam, tapi menurut dia, kebanyakan penjelasan itu juga tidak tepat. Dia menekankan kalau yang dia tulis kali ini murni klarifikasi fakta, bukan drama, bukan juga kode-kodean soal masa depan Tekken. Setelah itu dia menutup bagian ini dengan cukup tegas: buat topik ini, ya sudah sampai di sini saja.
Baca ini juga :
» Game Director Tekken, Koheda Ikeda Cabut Dari Bandai Namco Setelah 20 Tahun
» Si Paling Terkuat di Bumi Hadir, Yujiro Hanma Diumumkan Jadi Guest Character Tekken 8 Season 3
» PB ESI Umumkan Roster Timnas Fighting Game Indonesia untuk Asian Games 2026
» Katsuhiro Harada Bikin Studio Baru: VS Studio SNK!
» Siap-Siap Gamers! Bandai Namco Gelar "Bonus Level Indonesia 2026" di Jakarta Mei Mendatang
Menariknya, di paruh akhir tulisannya, Harada malah sedikit curhat soal akunnya di platform ini. Dia sempat kepikiran buat ganti nama akun, tapi tim internal platform menyarankan jangan, karena nama yang ditinggal bisa langsung diambil orang lain dan disalahgunakan. Bahkan trik lama gaya ganti nama lalu buru-buru direbut lagi pakai akun lain pun sekarang sudah tidak terlalu aman, karena banyak bot yang memonitor perubahan nama dan siap nge-snipe nama itu dalam hitungan detik. Ada kemungkinan nama akunnya bisa dikunci oleh pihak platform, tapi itu pun tidak ada jaminan, jadi dia masih mikir-mikir langkah berikutnya.
Harada bilang hatinya tetap ada di komunitas ini, walaupun kadang dia kelihatan marah, itu memang sengaja karena dia percaya orang-orang mengharapkan kejujuran darinya. Dia bahkan sempat kepikiran biarkan saja akun ini jadi semacam arsip sejarah, lalu suatu saat bikin akun baru untuk melanjutkan perjalanan. Tapi dia juga santai dan menyebut tidak ada urgensi, masih banyak waktu buat mikir, dan untuk sekarang dia akan tetap ngobrol di akun yang sekarang.
Di bagian penutup, Harada cerita kalau ternyata banyak anak muda yang tertarik sama kisah-kisah industri game era 90-an sampai awal 2000-an. Dia sendiri merasa kaget karena mengira cerita itu bakal dianggap membosankan, tapi justru buat generasi sekarang, itu kerasa sebagai potongan sejarah yang jarang diceritakan dengan detail. Harada juga menyebut kalau hari ini bakal jadi hari yang seru lagi di VS Studio, studio baru yang ia pimpin, karena suasananya bikin dia merasa seperti kembali ke era 90-an dan awal 2000-an. Dia menutup dengan kalimat yang sangat Harada banget, mengajak semua orang bersiap buat kreasi berikutnya, seolah ingin bilang kalau meski masa dia di proyek sebelumnya sudah lewat, babak baru dalam perjalanan kreatifnya baru saja dimulai
Recommended by Kotakgame
Srikandi Dunia Esports Indonesia! Inilah Dere...
Game Director Tekken, Koheda Ikeda Cabut Dari...