NEWS

Setelah Dirujak Gamers Di Internet, Game Cinder City Turunkan Rekomendasi Speknya!

Archie Gummy   |   15 jam yang lalu


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Cinder City sempat bikin heboh karena muncul spesifikasi PC yang nyaranin 64GB RAM, tapi developer akhirnya bilang itu salah dan meralat jadi 32GB, sementara rekomendasi GPU juga diubah ke yang lebih kuat. Berikut versi artikel santai sesuai permintaan, tanpa menyebut sumber asli, tanpa tanda kutip, tanpa subjudul, dan minimal 400 kata.

Cinder City, game shooter kooperatif baru dari developer dan penerbit besar Korea Selatan, baru-baru ini jadi bahan omongan netizen karena spesifikasi PC yang tertera bikin geleng kepala. Waktu pertama kali muncul di halaman toko digital, bagian RAM menunjukkan angka yang kelewatan: 32GB untuk minimum dan 64GB untuk rekomendasi. Di era di mana banyak PC masih nyaman dengan 16GB, angka 64GB itu terasa seperti melempar tantangan ke kantong pemain dan langsung memicu reaksi. Banyak pemain yang kaget, marah, atau sekadar bercanda soal siapa yang ngerasa butuh workstation super untuk main game shooter ini.

Setelah ramai di media sosial dan forum, pihak developer mengakui ada kesalahan dalam listing spesifikasi tersebut dan melakukan koreksi. Mereka mengubah rekomendasi RAM jadi 32GB untuk minimum dan rekomendasi, dan meminta maaf atas kebingungan yang terjadi. Di pernyataan yang dipublikasikan, mereka juga bilang bahwa daftar spesifikasi yang sekarang didasarkan pada build pengembangan saat ini, dan performa serta kebutuhan hardware masih mungkin berubah sampai rilis final. Intinya, ada potensi optimisasi lagi sehingga kebutuhan PC bisa turun lebih ramah ke konfigurasi yang lebih umum.

Tapi drama belum selesai di situ. Setelah angka RAM diturunkan, beberapa pemain memperhatikan perubahan lain yang sedikit terselubung: rekomendasi GPU naik dari model kelas menengah ke model yang lebih kuat dan tentunya lebih mahal. Jadi meski isu RAM diredakan, tampaknya beban hardware tetap bergeser ke kartu grafis. Perubahan seperti ini bikin obrolan berlanjut karena pemain bertanya-tanya apakah developer sedang menukar beban performa dari memori ke GPU demi visual atau mekanik tertentu, atau cuma hasil update data internal yang belum dikomunikasikan dengan jelas.

Baca ini juga :


» Shuhei Yoshida Bagikan "Review" Experiencenya Mencoba Steam Machine
» Game Asal Korea, Cinder City Rekomendasikan RAM 64GB. Jadi Game Paling Demanding?
» Tim Sweeney: Valve Kehilangan Peluang Karena Absennya Fortnite dan Genshin Impact dari Steam
» Steam Summer Sale Tiba! SEGA & ATLUS Tebar Diskon Gila-Gilaan hingga 65%
» Steam Machine Resmi Umumkan Harga, Dipatok Mulai Dari $1049 USD

Kejadian ini bukan hal yang sama sekali baru di industri. Ada beberapa contoh game lain yang awalnya memasang spesifikasi terlalu tinggi kemudian menurunkannya setelah menerima masukan dari komunitas. Kasus-kasus semacam ini biasanya bermuara pada dua hal: salah input manusia dalam mengisi halaman spesifikasi, atau proses optimisasi yang belum tuntas di versi pengembangan. Di sisi pemain, tren permintaan RAM yang melonjak juga dipicu oleh krisis pasokan dan lonjakan harga komponen memori dalam beberapa waktu terakhir, sehingga angka besar seperti 64GB terasa tidak masuk akal bagi kebanyakan orang.

Buat para pemburu game yang ngikutin kabar hardware, insiden ini kasih gambaran soal bagaimana spesifikasi game masih fluid sampai detik rilis. Developer bisa salah tulis, bisa juga proaktif mengubah kebutuhan supaya game berjalan bagus di lebih banyak konfigurasi. Namun komunikasi yang kurang jelas akan gampang bikin spekulasi negatif, apalagi kalau perubahan dilakukan diam-diam tanpa penjelasan rinci. Pemain berhak tahu apakah perubahan itu karena optimisasi, karena build berbeda, atau sekadar kesalahan administrasi.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru