




Teknologi neural rendering Nvidia terbaru, DLSS 5, diklaim sebagai revolusi fotorealisme dalam industri game. Namun, implementasi paksa teknologi kecerdasan buatan ini ke dalam game dengan gaya seni (art style) minimalis justru berujung pada bencana visual. Bukti nyatanya baru saja terjadi di Roblox, di mana avatar kotak-kotak ikonik platform tersebut mendadak memiliki wajah dan tekstur manusia realistis akibat modifikasi tidak resmi.
Diumumkan pada Maret lalu, DLSS 5 didesain oleh Nvidia tidak hanya untuk meningkatkan resolusi, tetapi juga secara drastis memanipulasi pencahayaan, material, pakaian, hingga rambut karakter di dalam game. Meski teknologi ini baru akan dirilis luas pada Musim Gugur 2026, file prarilis yang belum rampung telah bocor melalui early access game NBA 2K27. Kebocoran ini langsung dieksploitasi oleh para modder untuk disuntikkan ke berbagai game.
Hoofer, seorang developer pengalaman sandbox Roblox bernama Oaklands, memamerkan hasil eksperimennya mengaplikasikan DLSS 5 ke platform tersebut. Hasilnya adalah fenomena uncanny valley yang mengerikan. Meskipun material lingkungan permainan terlihat mendapatkan pencahayaan yang lebih natural, proporsi kaku dan bentuk kepala kotak dari avatar Roblox tetap dipertahankan oleh AI. Hanya saja, AI menempelkan tekstur kulit manusia realistis, mata mendetail, dan bayangan wajah di atas kerangka tersebut, membuatnya terlihat seperti manusia asli yang terperangkap di dalam kostum balok.
I added DLSS 5 to Roblox...
— Hoofer (@leHoofer) September 1, 2026
it's......... "beautiful"
(more videos in replies) pic.twitter.com/1VtT1dRJFg
Ironisnya, kejadian viral ini bersinggungan langsung dengan rencana internal perusahaan Roblox sendiri. Pada bulan April lalu, mereka sempat mengumumkan "Roblox Reality", sebuah inisiatif internal yang mengandalkan infrastruktur cloud dan Super Upsampler generatif untuk menghadirkan visual fotorealistis di dalam ekosistem mereka. Proyek yang ditargetkan rilis pada akhir 2026 atau awal 2027 tersebut berjalan terpisah dari eksperimen DLSS 5 ini.
Kasus modifikasi Roblox ini menjadi pengingat keras atas kritik awal yang menimpa pengumuman Nvidia DLSS 5: menambahkan detail realistis pada objek virtual tidak serta merta membuat kualitas visual membaik. Pertemuan antara sistem neural rendering canggih dengan gaya seni kasual yang sengaja dibuat sederhana justru berisiko melahirkan apa yang banyak ditakutkan oleh pelaku industri sebagai "AI slop"—visual kacau yang kehilangan arahan artistik.
Baca ini juga :
» Istri Download Roblox untuk Bongkar Dugaan Suami Selingkuh Virtual, 15 Tahun Pernikahan Terancam Hancur
» Waspada! BNPT Ungkap Ratusan Anak Terpapar Radikalisme Lewat Roblox Selama 2025
» Roblox Diblokir di Rusia Diduga karena Konten LGBTQ+
» Skandal Keselamatan Anak di Roblox: Mengapa Tuntutan Hukum Meningkat dan Rencana Fitur Kencan tuai Kontroversi
» Bocah 6 Tahun di Johor Alami Luka Iris di Leher, Kakak Kandung Diduga Pelaku Akibat Halusinasi Setelah Kehilan
Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.
Recommended by Kotakgame
Srikandi Dunia Esports Indonesia! Inilah Dere...
Istri Download Roblox untuk Bongkar Dugaan Su...