




Kejujuran adalah suatu yang berharga untuk setiap orang khususnya dalam dunia kerja, terlepas dari itu memang banyak godaan yang membuat orang untuk berbuat curang untuk mendapatkan sesuatu yang menguntungkan. Nah baru-baru ini telah muncul kabar mengenai dua orang karyawan yang ketahuan berbuat korupsi dalam perusahaan publisher game asal Taiwan, PearlAbyss Taiwan telah mengumumkan bahwa pihaknya telah mengumumkan dua karyawannya yang diketahui telah melanggar aturan dalam perusahaan yang menerbitkan game MMORPG, Black Desert.
Dikutip dari situs mmoculture, dua karyawan yang melakukan tindakan korupsi tersebut diketahui tengah memasukan akun ketika sedang terjadi maintenance server, dan akun tersebut membeli item bernama "Kutum Ornamental Knot". Tentu item yang di telah didapatkannya dapat dijual kembali kepada player dengan harga yang menggiurkan. Tetapi kejadian tersebut langsung diketahui oleh pihak perusahaan dan akhirnya menghukum dua staf tadi dicopot dari posisi pekerjaannya dan 30% gaji merekan akan dipotong selama 3 bulan.
Baca ini juga :
» A New Anime-Style Isekai MMORPG for Mobile and PC "Blue Protocol: Star Resonance" Now Live!
» Ragnarok Abyss, Open World MMORPG Baru Resmi Mulai Tahap CBT 10-18 Desember di Asia Tenggara!
» Ragnarok Abyss, Game Mobile ARPG Open World, Resmi Umumkan CBT 10-18 Desember 2025!
» Sword of Justice Punya AI NPC yang Bisa Ngobrol, Nginget Aib Pemain, sampai Bikin Drama Sendiri
» Capai Total 2 Juta Pemain, Where Winds Meet Laris Manis di Steam dan PlayStation Store!
Tentu kejadian ini menjadi sebuah pelajaran bagi setiap publisher game khususnya game online untuk benar-benar memperhatikan kegiatan para karyawannya agar tidak terkena hal buruk seperti yang telah terjadi oleh PearlAbyss Taiwan.
strong>(KotakGame)


Recommended by Kotakgame
Srikandi Dunia Esports Indonesia! Inilah Dere...
A New Anime-Style Isekai MMORPG for Mobile an...