




Isu rating game hingga sekarang masih menjadi sesuatu yang diperdebatkan di antara para orang tua dan kalangan gamer. Beberapa menganggap bahwa game dengan rating untuk anak-anak saja tidak pantas untuk dimainkan karena mengandung muatan kekerasan dalam game tersebut. Mengikuti kontroversi dari Doki Doki Literature Club yang dianggap telah mendorong seorang pemuda untuk bunuh diri, pemerintah Arab Saudi memblokir beberapa game yang dianggap berbahaya.
Baca ini juga :
» [VIDEO] Game Changer atau Gimmick? Gak Cuma Jadi Trainer, Kamu Bisa Jadi Monsternya! - Review Aniimo
» Siap-Siap! CODE VEIN II Umumkan DLC 'Mask of Idris' dan Update Gratis Terbaru
» Persona 4 Revival Bersiap Rilis 2027: SEGA Ungkap Detail Kemampuan dan Latar Belakang Rise Kujikawa!
» Menguak Misteri Bakunawa Killer, Karakter Baru yang Siap Mengguncang Virtua Fighter Crossroads!
» SEGA Ungkap Bonus Eksklusif Kaset Fisik Granblue Fantasy: Relink - Endless Ragnarok di Asia Tenggara

Pada tanggal 15 Juli lalu, Saudi General Commission for Audio-Visual Media yang merupakan lembaga sensor media audio visual di Arab Saudi mengumumkan bahwa mereka akan memblokir 47 video game. Hal ini dikarenakan sebuah insiden yang disebabkan oleh game 'Blue Whale', dimana game tersebut berhasil mendorong anak berumur 12 dan 13 tahun untuk membunuh dirinya. Game-game tersebut diantaranya adalah:
Namun anehnya, game-game yang ada dalam list tersebut tidak ada yang benar-benar menyinggung tema bunuh diri ataupun memiliki hubungan dengan game yang menyebabkan bunuh diri. Seperti yang telah ketahui, 'Blue Whale' sendiri bukanlah sebuah game, melainkan sebuah gerakan cyberbullying yang mendorong seseorang untuk bunuh diri dalam akhir challenge tersebut. Agaknya aneh untuk memblokir beberapa game yang tidak berhubungan langsung dengan insiden tersebut, terutama game-game anak seperti Okami dan Yo-Kai Watch.
Selain beberapa game yang disebutkan diatas, game-game seperti Assassin's Creed 2, Clash of the Titans, Dante's Inferno, Deadpool, GTA V, dan lainnya disebutkan sebagai game-game yang telah diblokir oleh pemerintah Arab Saudi. Kru KotGa sendiri berpendapat bahwa game-game tersebut seharusnya tidak diblokir karena sudah jelas terpasang label rating yang menyebutkan bahwa game-game diatas merupakan game dewasa. Bagaimana menurut Kotakers?
(KotakGame)


Recommended by Kotakgame
Srikandi Dunia Esports Indonesia! Inilah Dere...
[VIDEO] Game Changer atau Gimmick? Gak Cuma J...