




Sudah berapa banyak dari kamu yang mengenal Nippon Ichi Software atau NIS? Mendapatkan popularitas tinggi lewat franchise Disgaea, developer asal Jepang ini juga termasuk pengembang beberapa game populer lainnya seperti Yomawari series hingga Destiny Connect. Mereka adalah developer senior yang sudah berpengalaman di industri game sejak tahun 1994 dan bahkan memiliki cabang besar di Amerika, namun dibalik sepak terjangnya yang terlihat solid, siapa sangka jika NIS ternyata berhadapan dengan masalah finansial yang besar.
Kabar ini datang dari laporan yang dirangkum berbagai situs berita Jepang, dimana mereka mengabarkan kalau developer sekaligus publisher NIS tengah dihadapkan pada masalah akibat angka penjualan game yang rendah di Jepang. Karena permasalahan ini, mereka terpaksa harus menunda perilisan game Disgaea RPG untuk perangkat mobile akibat kurangnya sokongan dana untuk menggaji karyawan mereka.
News of Disgaea RPG (smartphone game that's now delayed indefinitely) has resurfaced in a bad way.
— HDKirin (@HDKirin) 18 Mei 2019
Reports starting to come out that NIS is not able to pay the salaries of its employees & have resorted to a MS (Moving Strike) Warrant as a last resort. https://t.co/ICVtR95bnY pic.twitter.com/CIig3Zy2Se
» Spyro Kembali! Setelah 18 Tahun, Sang Naga Ungu Akhirnya Dapat Game Baru
» Trilogi Alter Ego–EVOS–Geek Fam di Week 6 MPL ID S17: Kesempatan Menjauh dari Zona Merah
» BHAP! Kolom Komentar Instagram TLID Drichel Diserbu Hujatan Usai Tumbangkan RRQ Hoshi
» Oheb Livestream Sl*t di Facebook Usai Tinggalkan Scene MLBB, Picu Pro dan Kontra
» NiceGang & Kingdom Jadi Satu, Bigmo Resmi Jadi Brand Ambassador Team RRQ
Untuk memperbaiki situasi yang ada, NIS terpaksa harus menggunakan jaminan MS (Moving Strike) sebagai solusi terakhir. Jaminan MS sendiri adalah sebuah metode untuk meningkatkan sokongan dana lewat penjualan saham dengan harga yang lebih murah, jadi mereka tidak harus meminjam dari bank dan para investor. Metode ini memang cukup efektif di situasi genting seperti ini, namun imbasnya mengarah pada kepercayaan investor yang turun.
NIS sendiri sempat berhadapan dengan permasalahan yang sama di masa lalu, sebelum akhirnya mereka mendapatkan pemasukan besar lewat penjualan Disgaea 4 yang meroket. Semoga saja permasalahan yang mereka hadapi saat ini dapat diselesaikan dengan lancar, karena bagaimana pun NIS adalah salah satu developer penting yang mempelopori genre JRPG dan game Jepang secara umum.
(KotakGame)


Recommended by Kotakgame
Srikandi Dunia Esports Indonesia! Inilah Dere...
Spyro Kembali! Setelah 18 Tahun, Sang Naga Un...