NEWS

[Edisi Master Fakry] Bisnis yang Menggiurkan, Inilah Pendapatan Mobile Game di Indonesia Tahun 2019

Master-Fakry   |   Kamis, 13 Jun 2019


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!
Mobile game merupakan sebutan untuk aplikasi permainan pada perangkat smartphone dan tablet yang mana distribusinya paling umum adalah melalui Google Play untuk perangkat berbasis Android dan App Store untuk perangkat iOS. Ada mobile game yang bisa diunduh gratis, ada pula yang berbayar. Namun, yang diunduh gratis itu biasanya disebut "freemium" karena ada penjualan item, waktu permainan atau layanan tambahan di dalamnya yang disebut in-app purchase atau microtransaction.

Pada artikel ini, Kru KotGa membahas mengenai perkiraan pendapatan mobile game di Indonesia. Sebagai catatan, yang masuk dalam pembahasan hanyalah menjualan mobile game secara digital, mulai dari game berbayar hingga microtransaction. Sedangkan, penjualan game fisik dari konsol handheld serta aplikasi gratis umum tidak masuk dalam perhitungan pendapatan pada artikel ini.

Penasaran dengan pendapatan dari mobile game di Indonesia? Simak terus pembahasan ini sampai habis, ya!

Baca ini juga :

» [LOWONGAN KERJA] Gabung dengan KotakGame! Main Game, Nulis Artikel dan Bikin Video dapet GAJI
» Pengumuman Pemenang Event Lebaran Bareng KotakGame Berhadiah ASUS ZenFone Max Pro M1!
» [KotakGame Rewind 2018] Kilasan Berita Hype Tahun 2018 yang Tidak Boleh Kamu Lewatkan
» [LOWONGAN KERJA] DICARI! Ahli Esports, Graphic Designer dan Video Editor yang Punya Passion di Dunia
» VOTING SEKARANG JUGA! KotakGame Awards 2018 Berhadiah Sangat Ekstrim

Well, perkiraan pendapatan mobile game di Indonesia di tahun 2019 secara umum adalah sebesar USD624 juta atau lebih kurang Rp8,9 triliun. Kemudian, pendapatan itu diperkirakan akan terus meningkat setiap tahunnya (antara 2019-2023) sebanyak 5,8 persen sehingga pada tahun terakhir pendapatan mobile game di Indonesia dapat mencapai hingga USD783 juta atau sekitar Rp11,2 triliun. Wow, ternyata mobile game adalah industri dan bisnis besar yang sangat menjanjikan, ya.


Berdasarkan data bulan Maret 2019 dari situs statista.com, perolehan pendapatan sebesar itu sangat memungkinkan, sebab pertumbuhan gamer di Indonesia ini terbilang sehat. Pada tahun 2019, pengguna mobile game diperkirakan mencapai angka 71,5 juta dengan persentase pertumbuhan yang terus meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2023 diperkirakan jumlah pengguna mobile game mencapai 102,9 juta.


Dengan data yang dipaparkan itu, maka bisa ditarik kesimpulan kasar bahwa pengguna mobile game di Indonesia pada tahun 2019 telah berbelanja rata-rata sebesar USD8,7 per orang. Dengan pertumbuhan ekonomi mobile game di Indonesia yang sepesat itu, maka tidak mengherankan jika banyak investor, developer dan publisher game dari luar negeri semangat betul untuk menjual gamenya di tanah air. Pasarnya besar dengan pertumbuhannya yang diperkirakan terus meningkat gitu, lho!


Terlepas dari pendapatan Indonesia, jika dibandingkan dengan negara maju lain, maka pendapatan itu terasa sangat kecil. Misalnya, saja China yang pendapatan mobile gamenya mencapai USD21,4 miliar, Amerika Serikat USD9,6 miliar, Jepang USD6,5 miliar, Korea Selatan USD1,9 miliar, dan Inggris USD1,3 miliar.


(KotakGame)

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru