SPECIAL FEATURE

Rekap Perjuangan Tim Esports Indonesia untuk Raih Medali SEA Games 2019


oleh: Rezaalif

Halaman 1

Esports SEA Games 2019 Filipina telah usai dilaksanakan, seluruh nomor mulai dari Mobile Legends, Arena of Valor, Starcraft II, Hearthstone, dan Tekken 7. Timnasi Indonesia sendiri berhasil meraih medali perak dari dua nomor, yaitu Mobile Legends dan Arena of Valor.

Karena sebagai ajang esports pertama yang memperebutkan medali dalam format olimpiade, Timnas Indonesia sendiri memiliki persiapan yang cukup panjang untuk menghadapi ini. Seperti apa sih perjalanan Timnas Indonesia di SEA Games 2019, sampai akhirnya berhasil meraih dua medali perak? Kali ini kru KotGa akan membahas kisah perjuangan Timnas Esports Indonesia di Filipina.

Berikut ulasannya.

Baca ini juga :

» Esports di Indonesia & Perkembangannya Selama 20 Tahun
» Kenalan dengan Punipun, Brand Ambassador ROG yang Super Imut
» Kenalan Dengan Rex Regum Qeon, Tim 'Raja' yang Miliki Banyak Prestasi
» Yuk Kenalan dengan ONIC Esports, Tim Baru yang Raih Segudang Prestasi!
» Kenalan dengan Cimon (Cindy Monika), Influencer Sekaligus Calon Dokter yang Cemerlang
Hearthstone


Sumber: Wikipedia

Di hari pertama Mobile Legends, Hearthstone, dan Starcraft II bertanding secara bersama. Timnas Hearthstone Indonesia diwakili oleh dua atletnya, yaitu Hendry Koentarto dan Rama Ariangga Akbar. Khusus Hendry, ia sangat diunggulkan karena sebelumnya pada Asian Games 2018 ia berhasil mendapatkan medali perak.

Namun, kenyataan berkata lain, Hendry mengalami pertarungan yang cukup berat pada fase grup, meski akhirnya ia berhasil lolos dan melaju lewat lower bracket. Namun, sayang ia harus gagal untuk mencapai ke babak selanjutnya di hari kedua babak lower bracket. Sedangkan untuk Rama, ia lebih dahulu kandas di fase grup.

Starcraft II


Sumber: Wikipedia

Beralih ke Starcraft II, kali ini giliran Dani Bondan dan Enrique yang berjuang dari nomor tersebut. Sayang, Bondan tidak berhasil mengembangkan permainan dan tersungkur di papan bawa grup B. Namun, dari grup A Enrique, berhasil membuat kejutan dengan lolos di peringkat kedua dengan poin yang cukup tinggi.

Enrique pun kembali berlaga di hari kedua, di mana ia harus bertanding di best of five, untuk melaju ke babak Grand Final. Sayang, Enrique hanya finish di posisi kelima saja. Namun, sebagai nomor yang tidak terlalu diunggulkan, kejutan yang berhasil diperlihatkan oleh Timnas, membuka mata bahwa kita juga punya potensi besar pada game Starcraft II.

Mobile Legends

Sumber: Wikipedia

Sama-sama dimulai sejak hari pertama, nomor yang ditargetkan medali emas ini, sempat membuat khawatir para gamer Indonesia, pasalnya Timnas Mobile Legends mengalami hasil seri di laga perdana kontra Filipina. Setelahnya, Timnas hampir saja kembali berbagi poin dengan Thailand, jika saja mereka tidak berhasil comeback. Namun, setelah pertandingan tersebut Timnas barulah mendapatkan permainannya, dan tidak terkalahkan hingga melaju ke babak Grand Final lebih dahulu.

Di hari ketiga, Timnas Mobile Legends Indonesia harus menghadapi pertandingan pamungkas melawan sang tuan rumah Filipina. Meski di awal pertandingan Donkey dan kawan-kawan berhasil mencuri poin hingga kedudukan 2-1, namun tekanan yang besar karena sebagai penantang, membuat mereka akhirnya goyah dan harus puas dengan medali perak setelah kalah dengan skor 3-2.

TAGS



(Total View : 15980)
rekomendasi terbaru