NEWS

Tersangka Pelaku Penembak Donald Trump Ternyata Seorang Developer Game!

Archie Gummy   |   2 Hari yang lalu


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Seorang pria tersangka pelaku upaya penembakan Donald Trump lagi jadi bahan omongan panas di internet, bukan cuma karena aksinya yang nekat, tapi juga karena latar belakangnya yang bikin orang geleng-geleng kepala. Namanya Cole Allen, disebut-sebut sebagai seorang insinyur mekanik sekaligus profesor, dan di luar itu dia juga dikenal ngulik dunia komputer sampai bikin game indie yang sudah sempat rilis di Steam. Jadi bayangin aja, orang dengan CV yang kelihatan kece dan masa depan yang harusnya cerah, malah berakhir dikenal dunia sebagai orang yang mencoba menembak presiden Amerika Serikat.

Di kolom komentar, banyak yang fokus ke satu hal: kok bisa orang dengan prestasi dan pendidikan kayak gitu ngelakuin hal sebodoh itu. Ada yang bilang, kurang apresiasi atas kerja keras seumur hidup ujung-ujungnya cuma buat ngancurin semuanya dalam satu momen tolol. Kesannya, semua jam belajar, semua titel, semua pencapaian kayak langsung kebakar habis gara-gara satu tindakan nekat yang nggak masuk akal. Banyak juga yang ngeledek dengan nada sinis, seolah-olah dia adalah contoh nyata kalimat gue hancurin hidup gue sendiri tanpa alasan yang jelas.

Hal yang bikin ini makin rame adalah detail kalau Cole Allen ini juga bikin game indie dan sudah punya satu judul yang rilis di Steam. Netizen pun langsung kepo, banyak yang nanya gamenya apa, minta dibocorin judulnya, seolah-olah lagi ngulik dev kecil yang tiba-tiba viral karena alasan yang salah total. Ada yang nyeletuk dengan gaya bercanda pedas, dari bikin game indie sampai mencoba membunuh presiden Amerika Serikat, kayak hidupnya loncat dari jalur developer idealis ke jalur kriminal level internasional. Buat sebagian orang, ini jadi bahan bercandaan gelap, tapi di sisi lain juga nunjukin betapa tipisnya batas antara orang biasa dan headline dunia kalau sudah nyentuh isu politik dan kekerasan.

Baca ini juga :


» Mantan Boss Playstation Shuhei Yoshida: Masa Depan Gaming ada di Game Indie
» Siap-Siap Baper! Dua Game Klasik "The Prince of Tennis" Segera Hadir di Switch & Steam
» Crystalfall Sudah Early Access, ARPG dengan Build Bebas Ini Bisa Dimainkan Gratis di Steam
» Valve Dirumorkan Bikin SteamGPT Buat Lawan Cheater CS2
» Komdigi Buka Forum Bareng Gamedev Indo Bahas Isu IGRS

Di antara komentar-komentar itu, ada juga yang nyerang dari sisi ideologi. Ada yang menuduh kubu kiri sering memenuhi kepala para simpatisannya dengan kebencian, sampai akhirnya ada aja yang meledak dan nekat ngelakuin hal kayak gini. Narasi kebencian politik, polarisasi, dan fanatisme jadi ikut kebawa, bikin kasus ini bukan cuma sekadar soal satu orang, tapi juga soal iklim politik yang bikin orang makin gampang kebawa emosi. Orang-orang nggak lagi cuma ngebahas Cole Allen sebagai individu, tapi juga sebagai produk dari suasana politik yang makin panas.

Di sisi lain, ada juga komentar-komentar yang lebih sarkastik dan absurd. Ada yang ngebayangin dia sekarang bakal hidup seperti karakter yang nasibnya sudah tamat, dianalogikan sebagai walking dead yang harus siap dengan konsekuensi hidup di penjara, sampai bercandaan soal sabun di kamar mandi yang sudah jadi meme klasik kalau ngomongin hukuman penjara. Ada yang ngetawain bagaimana hidup yang kelihatannya tertata rapi bisa jungkir balik cuma karena satu keputusan bodoh. Semua itu menggambarkan kombinasi antara rasa marah, kaget, dan keinginan buat ngetawain absurditas situasi yang sebenarnya cukup gelap.

Hal yang menarik, banyak juga yang merasa kasus ini tuh semacam peringatan keras. Betapa gampangnya seseorang dengan latar belakang normal, punya kerjaan, punya skill, bahkan punya karya, tiba-tiba jadi headline dunia karena aksi kekerasan yang nggak ada gunanya. Dari luar, hidupnya mungkin kelihatan beres, tapi dalamnya bisa aja penuh frustrasi, kebencian, atau hal-hal yang nggak pernah kelihatan sampai akhirnya meledak dalam bentuk tindakan ekstrem. Bagi sebagian netizen, Cole Allen jadi contoh pahit gimana satu peluru, satu momen, bisa ngapus semua hal baik yang pernah lo lakuin sebelumnya.

Akhirnya, yang tersisa di timeline adalah campuran antara rasa penasaran, kemarahan, dan candaan pedas khas internet. Ada yang fokus nyari tahu game apa yang dia bikin, ada yang sibuk ngejek keputusan bodohnya, ada juga yang menjadikan ini bahan refleksi tentang gimana politik dan kebencian bisa ngerusak hidup orang dengan sangat cepat.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru