NEWS

Xbox buang label "Microsoft Gaming", Apa yang beda?

Archie Gummy   |   2 Hari yang lalu


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Divisi gaming Microsoft sekarang resmi balik lagi pakai nama Xbox, bukan Microsoft Gaming, dan ini jadi sinyal kuat kalau perusahaan pengin nunjukin identitas gaming mereka lebih jelas ke publik dan komunitas pemain. Langkah ini datang di era kepemimpinan CEO Xbox yang baru, Asha Sharma, yang dari awal udah bawa tagline baliknya Xbox buat ngebenahin arah strategi yang sempat bikin fans garuk kepala.

Sharma belum lama ini ngadain town hall internal bareng karyawan Xbox setelah beberapa hari terakhir bikin serangkaian keputusan penting, mulai dari motong harga layanan langganan Xbox Game Pass, ngobrol soal progres toko mobile Xbox, sampai nge-tease kerja sama baru bareng Discord. Di pertemuan internal itulah dia ngumumin kalau label Microsoft Gaming bakal disingkirin, diganti lagi ke nama Xbox sebagai identitas utama divisi game. Menurut Sharma, Xbox memang harus jadi wajah utama semua upaya gaming di perusahaan, dan nama Microsoft Gaming dianggap agak menjauh dari akar brand yang sudah dikenal gamer dari dulu.

Kalau ditarik ke belakang, nama Microsoft Gaming ini muncul ketika perusahaan pertama kali ngumumin rencana akuisisi Activision Blizzard di 2022, barengan dengan promosi Phil Spencer jadi CEO Microsoft Gaming. Waktu itu, tujuan besarnya adalah nyatuin semua upaya game mereka di konsol, PC, mobile, dan cloud dalam satu payung brand yang lebih luas. Secara konsep, kedengarannya ambisius dan enterprise banget, tapi buat fans di lapangan, nama tersebut terasa kurang dekat dan kurang punya rasa sebagai brand yang benar benar fokus ke pemain.

Keputusan Sharma buat balik ke nama Xbox nyambung banget sama janji return of Xbox, yang kelihatannya bukan cuma tagline tempelan di dinding kantor. Salah satu bukti konkretnya, dia juga membatalkan rencana buat masukin seri Call of Duty yang akan datang ke Xbox Game Pass, keputusan yang sebelumnya sempat diperdebatkan keras di internal perusahaan. Secara bisnis, mungkin Game Pass dengan COD kedengarannya menarik, tapi secara strategi jangka panjang dan cara memposisikan franchise besar ini, keputusan awal tersebut disebut sebagai sesuatu yang sebenarnya tidak pernah benar benar masuk akal.

Baca ini juga :


» Kabar Gembira Bagi Gamer, Harga Xbox Gamepass Akhirnya Resmi Turun!
» CEO Xbox, Asha Sharma Dikabarkan Ingin Membuat Tier Baru Xbox Game Pass Lebih Murah
» Project Helix, Next-Gen Konsol Tapi Rasa PC
» Microsoft: RAM 32GB Adalah Standar Baru Gamers di Windows 11
» Microsoft Akui Update Terbaru Windows 11 Bikin PC Gak Bisa Menyala

Sekarang, di kantor Xbox, slogan return of Xbox dipajang besar bareng kalimat great games dan future of play, seolah jadi pengingat harian buat tim kalau fokus mereka harus balik ke hal yang paling penting, yaitu game yang kuat dan pengalaman bermain yang bikin pemain betah. Ini juga mengirim pesan simbolis ke komunitas kalau perusahaan sadar mereka butuh rekalibrasi setelah beberapa tahun penuh eksperimen strategi yang hasilnya campur aduk. Dengan menegaskan Xbox sebagai identitas utama, Microsoft pengin bikin garis yang lebih tegas antara bisnis enterprise mereka dan dunia hiburan interaktif yang lebih dekat ke gamer.

Buat gamer, arah baru ini bisa diartikan sebagai komitmen kalau konsol, layanan, dan ekosistem Xbox ke depan bakal lebih digerakkan oleh visi gaming dulu, baru urusan korporat belakangan. Fokus ke identitas Xbox juga bisa bantu komunikasi jadi lebih simpel: ketika ngomong soal game dari perusahaan ini, yang diingat cukup satu nama saja, bukan istilah korporat yang bikin bingung. Ditambah dengan pembenahan kebijakan seperti soal Game Pass dan keputusan besar lain yang akan datang, era baru di bawah Sharma kelihatannya mau ngejaga supaya setiap langkah strategi selalu kembali ke pertanyaan sederhana: apakah ini baik buat Xbox sebagai brand gaming dan buat pemain yang ada di ekosistemnya

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru