Beberapa pekan lalu industri anime dikejutkan dengan tragedi kebakaran studio Kyoto Animation yang merengget 34 nyawa dan banyak korban luka-luka. Lebih tragisnya lagi, insiden ini ternyata disebabkan oleh ulah dari orang luar yang nekat membakar studio tersebut. Hilangnya nyawa dari para talenta berbakat hingga asset perusahaan membuat Kyoto Animation berada dalam krisis besar, namun dukungan dari fans serta pengumpulan donasi besar-besaran perlahan mulai memulihkan kondisi perusahaan serta keluarga korban.
Sebagai bentuk bela sungkawa akan tragedi ini, studio David Production yang saat ini tengah menayangkan Fire Force memutuskan untuk menunda perilisan episode animenya pekan lalu. Penundaan ini juga dilakukan untuk merombak visualisasi serta beragam efek api dalam animenya agar bisa dikurangi, karena bagaimana pun Fire Force adalah anime yang memiliki hubungan kuat dengan elemen api.
» HoYoverse Umumkan Honkai: Nexus Anima, Petualangan Mengumpulkan Anima yang Penuh Misteri
» Faker Resmi Dinobatkan Sebagai Esports PC Player of The Decade
» Belanja di Jepang Sudah Bisa Dengan QRIS! Akhir 2025 Juga Akan Bisa Bebas Belanja Di Tiongkok
» Menkomdigi Minta Roblox Buka Kantor di Indonesia, Kalau Tidak Bisa Diblokir?
» Roblox Bantah Tuduhan, Paparkan Fitur Keamanan dan Kolaborasi Global
Tidak ada informasi pasti apakah proses editing ini juga akan diaplikasikan untuk semua episode selanjutnya, namun perwakilan dari MBS mengatakan kalau mereka akan menanganinya kembali jika situasi ada situasi serupa yang terjadi. Untuk animenya sendiri, Fire Force sudah resmi ditayangkan sejak tanggal 5 Juli dan saat ini memasuki episode ke-3. Resepsi dari para fans akan kualitas cerita, pembawaan karakter, hingga porsi action yang ditawarkan sejauh ini juga cukup solid.
Sumber: Yomiuri Shimbun
(KotakGame)
Recommended by Kotakgame