Hype Overwatch yang tidak terbendung beberapa tahun silam membuat Supernayr penasaran dan ingin mencoba game tersebut. Hasilnya? SuperNayr terakhir menduduki peringkat 100 Besar ranking Overwatch waktu itu. Dirinya pun masuk ke dalam tim Overwatch dari Revival. Tak hanya tim Revival, SuperNayr juga sempat bergabung dengan 4K, tim kenamaan asal Indonesia.
Tim dengan kepanjangan KuKiraKuraKura ini bisa di bilang mendominasi scene Overwatch Indonesia saat itu. Setelah lepas dari 4K, SuperNayr jatuh ke pelukan Avalon Tempo. Bersama dengan tim asal Singapura ini, SuperNayr menorehkan beberapa prestasi. Diantaranya adalah Juara Pertama Overwatch SEA Tournament, Juara Satu Overwatch Singapore Tournament dan Juara Satu Overwatch Lion Cup. SuperNayr lagi-lagi pensiun di dunia kompetitif dan berpindah ke game lain.
Baca ini juga :
SuperNayr kembali muncul di game PlayerUnknown Battleground (PUBG). Meski beberapa orang sedikit kesulitan dengan aim dalam game besutan PUBG Corp ini, SuperNayr tidak kesulitan sama sekali. Dirinya dengan cepat beradaptasi. Bahkan beberapa kali SuperNayr melakukan aksi tidak biasa. Seperti menembakkan Sniper tanpa Scope, dan lain-lain.
Setelah sebelumnya bergabung dengan Rex Regum Qeon, SuperNayr pindah ke Aerowolf. Di Aerowolf ini lah terlihat aksi superior dari pemain satu ini. Bersama dengan Aerowolf, SuperNayr kedapatan menjuarai gelaran Minor dari rangkaian pertandingan PUBG Series. Tak hanya itu, SuperNayr juga mendapatkan prestasi masuk ke gelaran Major dari PUBG Series.
Setelah sempat vakum dari dunia kompetitif karena alasan pribadi, SuperNayr kini fokus membuat konten untuk YouTubenya. Kini SuperNayr sering mengupload kebolehannya bermain PUBG Mobile. Terlihat beberapa nama besar seperti bennymoza dan Sky.
Itu dia Kotakers rangkuman perjalanan SuperNayr dari awal hingga kini. Tak banyak pemain jenius yang bisa berganti-ganti genre game dalam sekejap seperti dirinya. Setuju nggak nih?