NEWS

[Kisah DotA 2] Gondar, Sang Pembunuh Bayaran yang Melegenda

Salinolino   |   Selasa, 06 Feb 2018

Pada suatu hari ada seorang Pembunuh Bayaran yang sangat terkenal kehebatan nya dalam mencari targetnya dan mengendap-endap membunuh targetnya. Di kabarkan, jika seseorang sudah menjadi target buruan dia selanjutnya. Dapat di pastikan buruannya tidak akan lolos, ke ujung dunia sekalipun. Pembunuh Bayaran tersebut bernama Soruq, ia adalah pembunuh bayaran terhebat di dunia, yang dapat menghilang dan sangat pandai mengayunkan pisau. Hingga suatu hari, ia tidak membunuh dan menerima misi membunuh nya, untuk mendapatkan uang selama berbulan-bulan. Soruq pun tidak di temukan lagi oleh para raja ataupun pangeran yang membutuhkan jasanya.

Namanya pun menjadi Legenda dan di kabarkan para kriminal pun menjadi semakin banyak yang berkeliaran, karena mengetahui kabar bahwa Soruq telah menghilang. Ternyata eh ternyata, Soruq sedang galau memikirkan siapa penerus yang ingin ia berikan ilmunya selanjutnya. Karena, ia sadar bahwa dirinya sudah tua dan membutuhkan seorang penerus. Setiap hari ia merenungkan siapakah yang pantas mewarisi kemampuannya sebagai Bounty Hunter. Hingga suatu hari ketika ia sedang berjalan melewati daerah bekas peperangan, akhirnya ia pun menemukan orang yang tepat.

Baca ini juga :

» NSFW! Dead or Alive Xtreme: Venus Vacation Rayakan Event 'Gosok Punggung' dan Ulang Tahun Tamaki
» [SPECIAL] 7 Rekomendasi Game PC Terbaik Minggu Ini
» Buruan Klaim, Insurgency Sekarang Tersedia Secara Gratis di Steam!
» Setelah Dibajak, 'Sword Art Online Re: Hollow Fragment' Baru Dirilis Akhir Agustus Nanti
» Black Desert Online Dapatkan Versi Remaster, Unjuk Grafis yang Lebih Fantastis!

Soruq melihat seorang anak kecil yang sedang melacak dan mengintai seekor burung lalu membunuhnya menggunakan pisau kayu ketika mendapatkannya. "Hebat sekali anak itu dan Sudah berapa lama ia melakukan ini untuk bertahan hidup" Ujar Soruq dalam hatinya. Sangat luar biasa, diumurnya yang masih belia itu ia telah memiliki kemampuan memburu yang tinggi. Soruq pun mengikuti anak kecil itu yang sedang kembali ke tempat tinggalnya, tetapi tiba-tiba ada sebuah pisau yang dihunuskan ke lehernya. Soruq pun tersenyum dan memuji anak kecil itu yang berhasil mengetahu dan mendeteksi kalau dirinya sedang diikuti. Setelah itu, Soruq membuka tasnya dan mengeluarkan sepotong daging hasil buruannya untuk dimasak.

Tidak hanya memberikan makanan, Soruq juga menawarkan anak kecil itu untuk menjadi pewarisnya. Soruq pun menjulurkan tangannya, lalu memperkenalkan dirinya "Soruq". Anak kecil itupun menggenggam tangan Soruq dan menyebutkan bahwa namanya ialah "Gondar".

Setelah mereka bertemu pada hari itu, setiap hari Gondar melatih kemampuannya menggunakan pedang, mempelajari cara menghilang dan mempertajam instingnya dalam melacak buruannya.Tidak lama kemudian, Soruq mengajak Gondar untuk memburu bersama, kadang makan bersama dan kadang membagi hasil buruan.

Hingga pada akhirnya, Gondar pun menjadi dewasa dan dapat melakukan semuanya sendirian. Tahun demi tahun pun berlalu, nama Gondar kini mulai dikenal oleh para kriminal di dunia. Cerita mengenai kehebatannya saat menyusup dan keluar dari markas yang dikenal tidak dapat ditembus pun beredar ke seluruh dunia.

Pencuri legendaris pun tertangkap, bahkan kriminal yang paling sulit ditangkap pun berhasil ditangkap dan diadili. Bagi Gondar dengan uang semua orang dapat tertangkap. Mendengar kabar bahwa muridnya telah sukses, ia pun memutuskan untuk memberikan Gondar tes terakhirnya, tes ini bertujuan untuk melihat apakah Gondar pantas menerima warisan dari Soruq sang Master Pemburu.

Soruq pun menyelinap di tempat tidur pangeran lalu membunuh burung bernama Prized hellkite milik pangeran langsung dihadapannya, setelah membunuhnya ia pun melarikan diri. Pangeran pun geram dengan tindakan Soruq, ia pun mengumumkan bahwa barang siapa yang bisa membawa Soruq hidup ataupun mati akan diberikan hadiah yang besar. Hampir semua pembunuh bayaran di negeri itu pergi mencari Soruq. Namun, kebanyakan dari mereka bahkan tidak dapat menemukan jejak dari Soruq dan menyerah. Beberapa yang sudah menemukan Soruq malah mati dengan mengenaskan.

Tentu saja, Gondar lah yang akan menemukan Soruq dan akan menangkapnya serta mengadilinya. Ia pun menemukan tempat tinggal Soruq, Gondar sadar bahwa masternya itu menyadari kedatangannya dan lari kedalam hutan.

Saat Gondar mengejar Soruq, ia berhasil menghindari banyak perangkap yang telah disediakan masternya. Perangkap-perangkap itulah yang membunuh banyak pembunuh bayaran saat mengejar Soruq. Saat sudah sampai di hutan yang terdalam, Soruq pun berhenti dan memilih berhadapan dengan Gondar satu lawan satu menggunakan pedang. Bahkan dengan usianya yang sudah tua, ia masih menjadi lawan yang sangat tangguh. Pertarungan mereka pun berlangsung sangat lama, kedua pemburu itupun terlihat kelelahan dan kehabisan trik dalam bertarung.

Malam pun tiba, kedua pemburu itupun menghilang dan bersembunyi dalam kegelapan. Soruq pun sudah kehabisan tenaga mengingat usia nya sudah sangat tua. Ia pun menyerahkan dirinya kepada Gondar dan Gondar pun tampak ragu-ragu dan menangis ketika ingin melukainya. Tetapi, Soruq memaksanya, cepat lah bunuh aku. Ini adalah tes terakhirmu dan berikan jasadku kepada sang pangeran sambil tersenyum.

Soruq pun terbaring dengan luka tebasan Gondar, ia tidak sedih malah ia tersenyum melihat anak didiknya berhasil melewati tes terakhirnya. Soruq pun yakin dengan pilihannya untuk mewariskan kehebatannya kepada Gondar, sesaat setelah ia tersenyum akhirnya Soruq pun meninggal. Gondar mengangkat jasad masternya itu dan membawanya ke tempat pangeran berada lalu meninggalkannya disana. Untuk pertama kalinya, Gondar tidak mengambil imbalan atas buruannya saat itu.

(KotakGame)

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru