Review

The Seven Deadly Sins: Knights of Britannia

oleh: VolkanKaya

Halaman 1

The Seven Deadly Sins: Knights of Britannia adalah salah satu game adaptasi anime terbaru yang dirilis oleh Bandai Namco tahun ini. Walaupun masih termasuk anime pendatang baru, tapi The Seven Deadly Sins atau yang bisa kamu sebut juga dengan Nanatsu no Taizai, sudah mendapatkan banyak sekali fans setia yang selalu mengikuti perkembangan seri ini setiap waktu. Termasuk juga adaptasi gamenya yang secara kasat mata terlihat menjanjikan.

Karena Kru KotGa termasuk salah satu fans Meliodas dan kisah perjalanannya yang epik bersama anggota tujuh dosa mematikan lainnya, pastinya keinginan untuk memainkan game ini secara langsung sudah tidak bisa dibendung lagi. Namun, terkadang ekspektasi tinggi tidak selalu menjamin pengalaman bermain yang sesuai dengan keinginan. Karena setelah Kru KotGa mencoba gamenya secara langsung, The Seven Deadly Sins: Knights of Britannia hadir dengan kualitas yang sayangnya masih setengah-setengah.

Baca ini juga :

» AMD Ryzen 5 2600, Masih Rajanya Price Performance
» Girls Frontline
» BenQ ZOWIE XL2546, Monitor Gaming Super Ganas!
» Donkey Kong Country: Tropical Freeze
» Frostpunk

Lalu apa yang sebenarnya membuat game ini mendapatkan respon buruk dari kebanyakan gamer dan kritikus? Daripada penasaran, yuk! simak ulasan lengkap yang sudah Kru KotGa rangkum dibawah ini.


Jalannya Permainan Terasa Berantakan

Sebelum memasuki pembahasan konten, ada baiknya kamu mengetahui jalan cerita sebenarnya dari The Seven Deadly Sins itu sendiri. Jadi seri ini menceritakan kisah dari sang karakter utama bernama Meliodas, dimana suatu hari dia bertemu dengan putri kerajaan bernama Elizabeth yang tidak sadarkan diri setelah menemukan bar Topi Babi miliknya. Setelah mengetahui tujuan Elizabeth yang ingin mengumpulkan tujuh dosa besar untuk menghentikan kekuasaan kesatria kudus, dia akhirnya memperkenalkan identitas aslinya yang tidak lain adalah sang pemimpin tujuh dosa besar "Dragon Sin" Meliodas. Disinilah perjalanan epik dan penuh drama yang dinantikan para fans dimulai.

Jika dibandingkan dengan menonton anime, penyampaian jalan cerita dalam The Seven Deadly Sins: Knights of Britannia sendiri terkesan terlalu dipaksakan. Beberapa momen mengejutkan terasa sangat hambar karena setiap karakter tidak memiliki ekspresi sama sekali dan lip-sync yang buruk, bahkan saat sesi dialog yang serius dan menyentuh sekalipun. Ada beberapa konsep gameplay yang sebenarnya cukup unik yaitu quest mengumpulkan supply, mass battle melawan pasukan manusia dan monster, hingga pertarungan arena yang cukup serupa dengan seri Naruto Shippuden: Ultimate Ninja Storm.

Tidak hanya penyampaian jalan cerita, tapi kesan berantakan lainnya ada dalam beragam sesi quest yang harus kamu lalui dengan berpindah ke berbagai area. Quest yang ditawarkannya memang sangat banyak, tapi sebagian besar yang harus dilalui tidak memiliki keterikatan sama sekali dengan jalan cerita. Repetitif dan membosankan, inilah kesan pertama yang akan kamu dapatkan setelah memainkannya selama beberapa saat.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru



Most Popular Previews