NEWS

Dampak Layoff, Studio Developer Game Relic Entertainment Pisah dari SEGA dan Kembali Indie

Rahmat Handiko    |   Kamis, 28 Mar 2024


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Sega Eropa baru-baru ini mengumumkan keputusan yang sulit untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) yang besar-besaran, yang akan berdampak pada dua studio utama mereka: Creative Assembly, pembuat game Total War, dan Hardlight, pengembang Sonic Dream Team. Kabar ini datang bersamaan dengan pengumuman penjualan Company of Heroes dan studio pengembangnya, Relic Entertainment, kepada pihak eksternal.

Jurgen Post, kepala Sega Eropa, mengirimkan pemberitahuan melalui email kepada para karyawan pada pagi hari, mengonfirmasi bahwa PHK tersebut akan mempengaruhi sekitar 240 posisi di berbagai divisi perusahaan, termasuk Sega Eropa, Creative Assembly, dan sejumlah kecil di Hardlight. Namun, studio lain yang dimiliki oleh Sega Eropa, seperti Sports Interactive yang mengembangkan Football Manager, dan Two Point Studios yang menghasilkan Two Point Hospital, tidak terpengaruh oleh keputusan ini.

Sementara Sega tidak memberikan rincian jumlah pasti karyawan yang terkena dampak di masing-masing studio, mereka memberikan sedikit informasi tambahan kepada IGN tentang proyek-proyek masa depan Creative Assembly, termasuk beberapa proyek Total War yang masih dalam pengembangan serta beberapa proyek baru yang belum diumumkan.

Post juga mengkonfirmasi bahwa penjualan Relic Entertainment telah disetujui, dan studio tersebut akan menjadi independen dari Sega. "Sega telah bekerja sama dengan Relic dalam proses transisi ini, dan kami memberi mereka dukungan terbaik untuk masa depan mereka," kata Post.

Baca ini juga :


» LPAI Minta Kominfo Untuk “Bersihkan” Game Dengan Unsur Kekerasan
» CEO Saber Interactive Katakan Harga Game Bisa Lebih Mahal Dari 70 USD
» ESRB, Badan Rating Game AS Ingin Ada Scan Wajah Buat Verifikasi Umur Sebelum Main Game!
» Marvel Umumkan Super Hero Shooter Game: Marvel Rivals. Ini Dia Spek PC Biar Bisa Ikut Main!
» Microsoft Peringatkan Developer Game Untuk Tidak Membuat Karakter Wanita Yang Terlalu Seksi

Relic sendiri mengeluarkan pernyataan yang menegaskan kemandiriannya, mengungkapkan bahwa mereka telah berhasil mendapatkan dukungan dari investor eksternal yang tidak dijelaskan namanya. Mereka juga memastikan bahwa proyek pembangunan Company of Heroes 3 akan tetap berlanjut dan bahwa mereka akan terus mendukung game-game yang ada.

Post juga menyampaikan permintaan maaf kepada semua karyawan yang terkena dampak oleh PHK tersebut, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah pertimbangan yang matang dan diskusi dengan tim manajemen perusahaan. Dia menegaskan bahwa langkah-langkah seperti ini diperlukan untuk memastikan masa depan bisnis game Sega, dan untuk memposisikan perusahaan dalam kondisi terbaik untuk menyediakan pengalaman terbaik bagi para pemain di masa depan.

"Kami menyadari bahwa keputusan ini dapat menimbulkan kekhawatiran dan kesulitan bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang langsung terkena dampaknya," ujar Post. "Namun, perubahan ini adalah langkah yang diperlukan dalam menghadapi tantangan ekonomi dan pasar yang terus berubah, sehingga kami dapat fokus pada keunggulan kami dan memastikan bahwa kami tetap relevan dan kuat di masa depan."



Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru