Feature

Dapet Mukjizat, Ini 7 Comeback Paling Gila yang Pernah Ada di Turnamen Esports

oleh: Rezaalif
Pertandingan esports pastinya memiliki intensitas tinggi di setiap partainya, apalagi jika yang bertanding adalah tim yang sama-sama kuat. Biasanya momen-momen menarik pasti hadir saat pertandingan seperti itu berlangsung.

Seperti salah satunya adalah momen comeback, di mana saat salah satu tim terpojok, namun mampu bangkit dan bahkan membalikkan keadaan secara telak ke tim lawan. Nah, kali ini kru KotGa akan membahas 7 momen comeback terbaik yang pernah ada di turnamen esports.

Berikut ulasannya!

Baca ini juga :

» Langsung Juara Setelah Dibentuk! 7 Fakta SPCE, Tim Esports Edho Zell Si CEO Warteg Gratis
» Masih Belum Kondusif, 7 Turnamen Esports yang Terganggu Virus Corona
» Bikin Iri Gamer Jomblo! Inilah Daftar 7 Pasangan Romantis di Video Game
» Menari di Gelapnya Malam, Tutorial Cecilion Sang Vampir Kekasih Dari Carmilla
» Dari Dokter Sampai Software Developer, 7 Pemain Dota 2 yang Kini Berganti Profesi
1. The Fountain Hook

Saat itu, Dendi sang legenda DOTA, tengah bertanding bersama timnya Na'Vi melawan tim asal Tiongkok, TongFu di DOTA International 3 2013. Saat itu Na'Vi tengah berada pada tekanan yang memaksa mereka harus memutar otak, untuk setidaknya bisa keluar dari tekanan dan tidak jatuh dalam kekalahan yang menyakitkan.

Namun, kekalahan menyakitkan tersebut berpindah seketika kepada TongFu. Momen yang membuat Dendi di agungkan dan menjadi legenda hingga sekarang, di mana ia dan Heronya Pudge, melakukan combo yang belum pernah dilihat sebelumnya. Ia menggunakan gabungan hook dan teleport, sehingga membuat Hero lawan tertarik sampai ke base, sehingga dengan mudah disingkirkan.

Kemenangan ini menjadi kontroversial hingga sekarang, di mana ada yang setuju dan ada yang menganggap itu adalah pelanggaran bug. Tapi, saat itu kemenangannya sah, dan semua penonton menyambut kehebatan Dendi dan Na'vi dengan tepuk tangan meriah.

2. Fatal1ty comeback

Fatal1ty adalah seorang Pro Player dan seleb gamer pertama yang berhasil menjadi master game FPS Quake pada umur 18 tahun. Pada 2002, di QuakeCon, dia saat itu harus melawan Aim. Fatal1ty pun dengan mudah tertinggal dengan skor 8-0.

Tapi, game FPS yang berbasis permainan satu lawan satu dengan menggunakan senjata api ini, tampaknya sudah menyatu dengan Fatal1ty. Setelah angka delapan tersebut, Aim tak pernah lagi berhasil mendapatkan skor, hanya dengan 105 detik, Fatal1ty berhasil membalikkan keadaan dan memenangkan pertandingan.

3. Comeback Merah Putih

Comeback yang cukup membuat siapapun berdecak kagum, datang pada pertandingan Esports resmi pertama sebagai bagian olahraga di Olimpiade, yaitu SEA Games. Saat itu Timnas AOV Indonesia tengah meladeni pertandingan semi final melawan Thailand. Saat itu skor 1-1 memaksa keduanya harus turun kembali untuk game ketiga dan penentuan pemenang.

Tapi, pertandingan ketiga ini tampak seperti bencana awalnya, untuk Timnas Indonesia, mereka begitu terpuruk dan sulit sekali keluar dari tekanan tim Thailand. Tim Thailand akhirnya berhasil menembus Core utama dari Tim Indonesia, namun saat Core tersebut tinggal sedikit lagi akan hancur, datanglah Muliadi yang berhasil membunuh seluruh Hero yang tengah berada di Core. Seketika malapetaka berbalik ke arah Thailand yang sudah tidak ada satupun pemain yang hidup. Timnas Indonesia pun berhasil menghancurkan Core utama Thailand dengan mudah dan berhasil memenangkan pertandingan.

Fitur Index :

  1. Halaman 2
Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline 021-98299724
rekomendasi terbaru