Release Date22 March 2024
ESRB Rating17+
GenreRPG
Publisher
Capcom

Developer
Capcom

Console
PC, PS5
KOTAK GAME RATING
90
PLAYER RATING
90
BERI RATING
Review

Sekuel Sempurna, Action RPG Open World Yang Luas dan Mencekam - Review Dragon's Dogma 2

Halaman 1

Sebagai sekuel dari game pertamanya yang dirilis 12 tahun lalu, Dragon's Dogma 2 merupakan kelanjutan dari kesuksesan yang telah dicapai sebelumnya. RPG open-world ini menampilkan pertarungan yang intense dan menarik, dunia yang luas, monster buas, dan NPC-NPC unik yang akan membuat petualangan kamu semakin menarik untuk diceritakan. Kemajuan dalam teknologi telah meningkatkan kekuatan uniknya, memberikan semangat baru pada dunia terbuka yang luas dan interaksi dengan lingkungan sekitarnya. Dan meskipun kamu tidak memainkan Dragon's Dogma pertama yang rilis pada tahun 2012, Dragon's Dogma 2 masih akan memberikan pengalaman yang sama luar biasanya seperti mereka yang memainkannya dulu, karena di sequelnya ini, cerita yang disajikan tidak berlanjut dari prequelnya.

Dragon's Dogma 2 merubah sistem fast-travel yang mungkin menjadi hal yang merugikan dalam game open-world. Namun kerennya adalah, Capcom berhasil mengubah keunikan fitur ini menjadi hal yang seru dan mengagumkan. Sensasi petualangan dan penemuan yang luar biasa di dalam game-lah yang membuatnya begitu menarik. Setiap kali kamu meninggalkan keamanan relatif sebuah desa atau kota, tidak ada yang bisa dipastikan akan terjadi; yang pasti adalah hal yang kamu akan rasakan dan dapatkan dan akan sebanding dengan waktu yang dihabiskan saat berpetualang.

Ohiya, FYI, kita main Dragon's Dogma 2 di laptop ASUS ROG Strix G16 yang sudah pake intel 13th Gen dan RTX 40 Series. Untuk spesifikasi lengkapnya bisa cek disini:




Main Spec ROG Strix G16 (2023) G614 G614JU-I745J6G-O
Sistem Operasi Windows 11 Home
Prosesor Intel® Core™ i7-13650HX Processor 24M Cache, up to 4.90 GHz
GPU NVIDIA® GeForce RTX™ 4050 Laptop GPU ROG Boost: 2420MHz* at 140W (2370MHz Boost Clock+50MHz OC, 115W+25W Dynamic Boost) 6GB GDDR6
Tampilan 16-inch FHD+ 16:10 (1920 x 1200, WUXGA) IPS-level anti-glare display sRGB: 100% Refresh Rate: 165Hz Response Time: 7ms G-Sync MUX Switch + NVIDIA® Advanced Optimus Support Dolby Vision HDR : Yes
Memori 2x8GB DDR5-5600 SO-DIMM, Max Capacity 32GB, Support dual channel memory
Penyimpanan 512GB PCIe® 4.0 NVMe™ M.2 SSD
Port I/O 1x 3.5mm Combo Audio Jack, 1x HDMI 2.1 FRL, 2x USB 3.2 Gen 2 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 2 Type-C support display / power delivery, 1x RJ45 LAN port, 1x Thunderbolt™ 4 support DisplayPort™
Keyboard dan Touchpad Backlit Chiclet Keyboard 4-Zone RGB, Touchpad
Kamera 720P HD
Audio Smart Amp Technology, Dolby Atmos, AI noise-canceling technology, Hi-Res certification (for headphone), Support Microsoft Cortana near field/far field, Built-in array microphone, 2-speaker system with, Smart Amplifier Technology
Jaringan dan Komunikasi Wi-Fi 6E(802.11ax) (Triple band) 2*2 + Bluetooth® 5.3
Baterai 90WHrs, 4S1P, 4-cell Li-ion
Suplai Daya ø6.0; 240W AC Adaptor; Output: 20V DC, 12A, 240W; Input: 100~240C AC 50/60Hz universal
Dimensi dan Berat 35.4 x 26.4 x 2.26 ~ 3.04 cm (13.94" x 10.39" x 0.89" ~ 1.20"), 2.50 Kg (5.51 lbs)

Penasaran sama reviewnya? yuk kita gas!

Luas, Megah, Mencekam





Petualanganmu dimulai di negara Vermund, yang dipenuhi dengan hutan hijau yang rimbun, puncak-puncak pegunungan, dan aliran sungai yang berkelok-kelok. Keluarga kerajaan dan bangsawan Vermund tinggal di balik dinding-dinding yang diperkuat di ibu kotanya. Kamu bisa menjelajahi dunia luas ini dengan berjalan kaki, menelusuri hutan-hutan lebat yang dilapisi oleh kanopi yang menutupi matahari, reruntuhan di sisi gunung, dan pasir yang bergeser yang diterangi oleh sinar matahari yang keras dan dikelilingi oleh monster mematikan.

Terdapat metode fast-travel instan, tetapi cara kerjanya mirip dengan yang ada pada game pertama. Kamu bisa menggunakan item yang disebut Ferrystones untuk melakukan perjalanan ke Portcrystal mana pun di dunia, tetapi titik fast-travel ini jarang dan jauh, tetapi tenang saja ada Portcrystal yang bisa kamu letakkan di mana saja yang kamu inginkan untuk fast travel. Kamu bisa menggunakannya agar tidak menghabiskan sebagian besar waktu kamu menelusuri wilayah luas dengan kaki sendiri. Mengingat celah 12 tahun antara game asli dan sekuelnya, pendekatan ini terhadap fast-travel dan eksplorasi yang mulus terasa lebih berani sekarang daripada pada tahun 2012. Genre open-world telah menjadi lebih terdefinisi dalam jangka waktu tersebut, namun Dragon's Dogma 2 berusaha untuk memastikan bahwa perjalanan sama pentingnya dengan tujuannya.




Tak hanya memukau secara visual, tapi juga dipenuhi dengan beragam rahasia dan cerita yang bisa kamu ceritakan. Ya, Dragon's Dogma 2 mempunyai skala map yang 4x lebih besar dibanding pendahulunya. Saking luasnya, kamu bisa saja saat sedang dalam pertempuran dengan boss yang tersebar di dunia, tiba-tiba datang boss lain yang akan memperkeruh suasana. Belum lagi terkadang jika kamu ingin kabur, objek di dunia Dragon's Dogma 2 ini bisa hancur sehingga membuat kamu terjebak dan tidak punya jalan keluar. Kamu hanya bisa untuk berusaha melawan atau mencari jalan keluar lain di tengah gempuran monster-monster besar yang mengincar kamu, hal ini tentu sungguh mengesankan dalam berbagai aspek. Karena dengan ini, kamu dibuat untuk tidak gegabah dalam memulai petualangan kamu.

Di Dragon's Dogma 2, kita sering menemui berbagai macam situasi seperti ini, baik yang signifikan maupun kecil, dan hal ini juga bisa terjadi dalam hal quest. Terkadang ada NPC yang akan mendekati kita dengan masalah mereka sendiri dan meminta bantuan, dan sementara beberapa masalah mungkin tampak sepele dan bisa diabaikan sampai kita merasa siap, yang lain memiliki batasan waktu karena ada yang berada dalam situasi berbahaya. Ini wajar, karena waktu berjalan secara real-time. Misi sering memberikan petunjuk tentang apa yang harus dilakukan serta destinasi misi tersebut, dan kemudian memberi kita kebebasan untuk menyelesaikannya sesuai keinginan kita.

Jadilah Arisen dan Bantai Monster Yang Menghalangi Jalanmu





Seperti pendahulunya, Dragon's Dogma 2 akan memberikan kamu kebebasan untuk membuat karaktermu sendiri dan tentunya Pawn setia kamu. Namun tidak seperti pendahulunya, kini pembuatan karakter terasa lebih detail dan juga menyenangkan. Jujur saya menghabiskan cukup banyak waktu dengan membuat struktur wajah Arisen yang akan saya gunakan, hanya untuk menggunakan penutup wajah saat in-game. Namun pembuatan karakter yang seperti justru akan membuat kamu semakin cinta dengan karakter yang kamu buat dengan meluangkan mungkin hampir seharian.

Combat yang ada di Dragon's Dogma 2 akan memberikanmu pengalaman yang luar biasa, di mana setiap pertempuran dipengaruhi oleh cara kamu menghadapinya dan juga lingkungan. Ketika kamu kehabisan batu besar untuk dilemparkan ke arah naga, kamu bisa menggunakan skill yang nantinya bisa kamu hancurkan untuk mendapatkan objek besar sebagai senjata alternatif. Setiap pertemuan dengan monster adalah kesempatan baru untuk bereksperimen, sementara fleksibilitas dalam beralih vocation dan merekrut Pawn memberikan dinamika tim yang terus berubah.




Seperti Archer dapat lebih menonjol saat mengincar titik lemah musuh sebelum bergerak cepat untuk menghindari serangan-serangan dari musuh lain. Fighter bisa menjadi tank yang menyibukan musuh sementara pemilik vocation lain bisa menyerang musuh lebih leluasa. Lalu ada juga Mage dan Sorcerer yang siap membantu tim dengan sihir-sihirnya dalam menyerang ataupun mensupport pemilik vocation lain. Tiap vocation dilengkapi dengan berbagai skill, meskipun kamu hanya bisa membawa empat skill, hal ini justru menawarkan berbagai opsi untuk strategi apa yang cocok dengan limitasi dari jumlah skill yang bisa kamu gunakan, terutama dengan tambahan skill dari Pawn kamu. Kamu juga memiliki Augments yang bisa di unlock dengan menaikan level vocation-mu dan membukanya dengan menggunakan DCP, memberikan kebebasan untuk merancang build unik dan mengeksplorasi berbagai vocation dengan lebih luas apalagi dengan hybrid vocation baru yang seru banget dari segi skill dan gameplaynya.







Lalu menariknya adalah hampir setiap monster punya keunikannya tersendiri. Ada monster yang lemah jika kita serang titik lemahnya, namun ada juga monster yang mengincar suatu karakter tertentu saja. Hal ini terjadi saat saya sedang mengeksplorasi dunia Dragon's Dogma 2 ini, terdapat satu monster yang tidak menyerang saya namun hanya menyerang Pawn. Hal ini dikarenakan monster tersebut mempunyai trait hanya mengincar karakter wanita, sehingga Pawn wanita saya selalu saja diincar. Hal ini membuat Pawn laki-laki dan juga karakter saya yang merupakan Arisen laki-laki menjadi lebih leluasa melawan monster tersebut. Belum lagi kamu juga bisa memanjat monster untuk menyerangnya, atau hanya sekedar mendistraksinya agar para pawnmu dapat menyerangnya. Keunikan seperti ini adalah yang membuat Dragon's Dogma 2 lebih unik dari kebanyak game lainnya.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru



Most Popular Previews
Belum ada Preview