Feature

Tidak Perlu Ragu, Inilah Alasan Kenapa Final Fantasy VII Remake Akan Berakhir Sukses!

oleh: VolkanKaya

Dimulainya ajang E3 di tahun 2015 lalu sempat disambut dengan ekspektasi rendah dari sebagian gamer yang tidak sadar, kalau Final Fantasy VII Remake akan menjadi salah satu game besar yang akan diumumkan pada waktu itu. Lebih dari sekedar proyek remake biasa, Final Fantasy VII Remake adalah proyek impian sekaligus kebangkitan dari salah satu game paling bersejarah di industrinya. Setelah memasuki masa vakum selama hampir empat tahun dan sempat dirumorkan mengalami pembatalan produksi, Square Enix akhirnya kembali memperlihatkan wujud baru dari game ini.

Bermula dari trailer pendek di ajang State of Play hingga presentasi demo serta trailer baru di E3 2019 dan Tokyo Game Show 2019, setidaknya para fans sudah diberikan gambaran jelas akan konten seperti apa yang berusaha ditawarkan game ini. Tentu saja dibalik ekspektasi dan hype besar yang mendukungnya, tidak sedikit juga fans yang khawatir jika game ini tidak dapat menjawab ekspektasi mereka. Kru KotGa awalnya memang cukup skeptis, namun setelah melakukan pengamatan lebih dalam, sepertinya Final Fantasy VII Remake akan berakhir sebagai game yang sukses.

Untuk itu, pada artikel special kali ini Kru KotGa sudah merangkum beberapa alasan mengenai kenapa Final Fantasy VII Remake akan berakhir sukses nantinya. Daripada penasaran, langsung simak saja rangkuman lengkapnya di bawah ini.

Baca ini juga :

» Trippy! Inilah Game Paling Aneh dan Unik yang Mungkin Belum Pernah Kamu Mainkan!
» Masih Berpotensi, Inilah 5 Franchise Game Legendaris yang Wajib Dibangkitkan!
» Persaingan Sengit, Mana Game yang Akan Memenangkan GOTY 2019?
» Anti Bosan! Inilah Game Single Player yang Bisa Kamu Tamatkan Berkali-kali!
» Persaingan Antar Petani! Ini Ranking Game Harvest Moon dari yang Terburuk hingga Terbaik!

Jalan Cerita yang Lebih Dalam dan Ekspansif

Mungkin sebagian besar fans awalnya merasa cukup geram dengan keputusan Square Enix untuk menghadirkan Final Fantasy VII Remake dalam format episodik, namun langkah ini mereka lakukan demi menawarkan sebuah game yang lebih masif dan dapat mengeluarkan potensi dari role Final Fantasy VII. Kita tidak hanya berbicara soal setting kota Midgar yang dibuat lebih hidup dan luas, namun juga jalan cerita yang dibuat lebih dalam dan mengandung referensi dari konflik yang sempat terjadi di Crisis Core. Sebagai contoh, ada satu scene dalam trailer dimana President Shinra hanya ditampilkan lewat proyeksi dan mengatakan kalau Cloud dan teman-temannya adalah sekutu Wutai.

Jika tim Square Enix dapat menjadikan porsi Midgar sebagai satu game penuh dengan 2 blu-ray disc, maka kamu bisa membayangkan seberapa besar usaha mereka dalam membangkitkan Final Fantasy VII dalam format Remake yang sangat ambisius.


Perpaduan Unsur Klasik dan Modern yang Menjanjikan

Selain dari format episodik, faktor lain yang membuat fans cukup kecewa di awal juga berhubungan dengan absennya gameplay turn-based yang dikali ini diganti dengan Action. Perubahan yang cukup berani memang, namun tim developer tetap berusaha untuk menyesuaikannya dengan selara fans lama. Caranya? Adalah dengan mengimplementasikan sistem Materia, Tactical Mode dan keseluruhan mode yang didedikasikan untuk fans yang menginginkan gameplay khas turn-based. Perpaduan unsur klasik dan modern ini ternyata bekerja dengan sangat baik dan mendapat resepsi positif dari sekian banyak kritik dan fans yang sudah mencoba demo gamenya.

Fitur Index :

  1. Halaman 2
Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline 021-98299724
rekomendasi terbaru