




Valve sebagai pengembang sekaligus publisher game DOTA 2, janjikan skena DOTA 2 yang lebih sehat diawali dengan memblokir puluhan ribu akun smurf yang memang telah lama menjadi duri dalam daging. Tepatnya ada sebanyak 90.000 akun yang diblokir, menurut laporan resmi mereka yang dipublikasi pada 1 September lalu. Akun-akun ini biasanya digunakan gamer agar bisa bermain dengan pemain berperingkat rendah sehingga game tentu akan terasa lebih mudah untuk mereka. Akun smurf ini juga biasanya digunakan untuk berbuat curang, untuk menipu, serta untuk berbuat toxic seperti melontarkan kata-kata kasar. Menurut laporan Valve, sebanyak 90.000 akun tersebut kini dihapus dari server DOTA 2 karena dianggap hanya aktif beberapa bulan saja, sehingga bukan tergolong akun utama.
Baca ini juga :
» Steam Dituduh Monopoli Penjualan Game, Gabe Newell Menyangkal Hal Ini
» CEO Epic Games Sindir Valve dan Gaben Soal Kenaikan Harga Steam Deck
» Valve Menaikan Harga Steam Deck OLED, Handheld Gaming Udah Gak Affordable?
» Valve Dirumorkan Bikin SteamGPT Buat Lawan Cheater CS2
» Steam Terlihat Persiapkan Fitur Baru, Bisa Lihat Perkiraan FPS Yang Akan Dibeli

Smurfing is Not Welcome in Dota. https://t.co/iCm4M4gSn0 #Dota2 pic.twitter.com/N2L64fmjF5
— Wykrhm Reddy (@wykrhm) September 1, 2023
Recommended by Kotakgame
Srikandi Dunia Esports Indonesia! Inilah Dere...
Steam Dituduh Monopoli Penjualan Game, Gabe N...