NEWS

[Kisah Vainglory] Krul: Sumur Halycon dan Seorang Prajurit Wanita

ClockWorange   |   Senin, 26 Mar 2018


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!
"Lakukan!" Dia meraung pada turret, yang dijalari tumbuhan berduri. "Buat lubang lain di tubuhku! Hancurkan aku!"

Kalau saja itu berhasil.

Turret yang berkarat itu tetap diam. Dulu ada ledakan. Dulu prajurit akan berkerumun di belakang mesin yang sekarang tak terpelihara itu, siap dan lapar akan pertempuran. Dan lebih dari itu, mungkin itu yang dia cari.

Begitu dekat …

Krul menyeret kaki kirinya, mengobati luka bakar di pahanya. Bau dari daging tercium, dia mengasah giginya dengan batu. Minion datang. Barangkali ada kehidupan yang tersisa di tempat ini. Dia memukul kakinya untuk menghilangkan rasa perih. Udara berhembus melewati lubang di dadanya, pedang yang terjebak di dadanya berembun.

Setiap langkah adalah penderitaan, tapi dia dapat berlari cepat. Menangkap minion paling besar secara tiba-tiba, meratakannya dengan cepat, hiraukan rasa sakit, hiraukan rasa sakit, hiraukan … sambil mencabik-cabik perut minion. Isi perut minion licin di tangannya keluar seperti jaring laba-laba, kaki mereka dicabut dengan mudah seperti sayap lalat. Dia berteriak di wajah mereka, airliurnya muncrat. Tawa gilanya menggema. Kematian mereka membuatnya nyaman.

Ada darah. Ada potongan badan. Ada jeritan kematian dan sisa makhluk hidup melekat di gigi dan kuku Krul.

Lalu dia melihat perempuan berdiri di atas benteng yang hancur.

Baca ini juga :

» Update Terbaru Vainglory! Cross-Platform, Pemain PC dan Smartphone Akan Ketemu Dalam Satu Game
» Super Evil Megacorp akan Menghadirkan Vainglory Versi Windows dan Mac Awal Tahun 2019
» Tak Ingin Tertinggal, Secara Resmi Vainglory akan Hadir di Platfom PC!
» Hero Baru Vainglory, Anka si Assassin Lincah dengan Dagger Mematikannya!
» [Kisah Dragon Nest] Awal Mula Munculnya Sebutan Six Heroes

Part 2

"Hullo, cantik!" dia memanggil.

Perempuan itu adalah seorang manusia, tinggi dan tegap, sebuah pedang berada di antara celah batu, mata tanpa emosi. Wajah Krul, atau tersisa dari wajahnya, membuka membuat senyuman.

Perempuan itu merespon dengan menarik pedangnya dari celah batu itu.

"Itu tidak bisa melindungimu dariku," dia meraung.

Perempuan itu melompat, jatuh begitu keras pada Krul, kekuatan kristal mendengung di sekitarnya seperti nyamuk. Dia sudah terlatih. Krul mungkin menghormatinya, dulu. Krul mendapat beberapa bacokan darinya. Krul mencoba menyerangnya, tapi tidak dapat mengenainya, berputar-putar, mendengus seperti iblis, menghindar sebisa mungkin sampai perempuan itu memutar pedangnya di atas pundaknya dan memukul dahinya dengan gagang pedangnya. Krul maju dengan cepat, meraung dengan napas matinya. Lalu, tangisannya yang begitu gagah berani di hentikan dengan cengkeraman tangan Krul pada lehernya.

Dia mencekik dan merasakan sesuatu yang hancur. Pedang perempuan itu jatuh ke bebatuan dan Krul menendangnya. Dia sudah memiliki pedang sendiri. Nyawa perempuan itu melayang dan dia ambruk, melupakan kejadian itu, Krul melanjutkan perjalananya.

Begitu dekat …

Kaki kanannya meninggalkan bekas darah dan kaki kirinya menyeret lumuran isi perut minion sepanjang perjalanan, melewati sebuah benteng, ke Sumur Halcyon.

Ke sumur yang mati.

Mungkin dia menemukan keselamatan di sana. Tapi hanya ada pecahan dari kristal yang hancur, tidak berguna untuk dipertahankan.

Harapan sirna, dunia kembali padanya. Dingin yang datang, masuk ke dalam ototnya, luka terasa di sekujur tubuh, apapun yang hidup di dalam dirinya mencoba menolak besi asing.

Dia membiarkan dirinya sendiri tersiksa dan menjerit sebelum kembali ke dalam semak-semak. Mencari sumur lain, ada sumur lain … kesempatan lain.

Dia harus berlayar ke Halcyon Fold.

(KotakGame)

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru