Feature

Tetap Mesti Jaga Kesehatan, Mengenal Cedera yang Sering Dialami Atlet Esports

oleh: Cita Aditya
Meski tidak seperti olahraga tradisional yang membutuhkan kontak fisik dengan lawan, nyatanya badai cedera juga menghantui atlet esports. Terlalu lama duduk serta siku yang terus tertekuk bisa menjadi awal dari cedera yang mereka maklumi. Beberapa atlet esports terkenal juga pernah mengalami hal satu ini.

Baca ini juga :

» Bocil Epic Masuk! Ini Dia Cara Salah Bermain Mobile Legends!
» Bikin Iri Hati! Inilah Pendapatan YouTuber Gaming Indonesia 2020! Sampai Miliaran?
» Main Carry Kok Pake Smite? Ini Dia Cara Salah Bermain League of Legends: Wild Rift
» Jadi Kaya Karena Main Game, Ini Dia Pendapatan Atlet Esports Indonesia Dari Game yang Dimainkan!
» Mau Jadi Next Ryzen? Simak 7 Tips Menjadi Rusher Idaman Tim di PUBG Mobile!
Jika kalian ingin melanjutkan karir di bidang esports, alangkah baiknya untuk memikirkan beberapa cedera ini dan berusaha mencegahnya. Tentu saja dengan melakukan beberapa gerakan olahraga ringan dan makan makanan bergizi. Apa saja cedera yang Kru KotGa maksud? Mari kita lihat:

1. Carpal Tunnel Syndrome




Sumber: Blitz Esports LOL

Carpal Tunnel Syndrome adalah rasa sakit, kesemutan, dan masalah lain pada tangan akibat tekanan pada saraf median pergelangan tangan. Penyebab sindrom ini adalah tekanan pada saraf median karena adanya pembengkakan atau penyempitan carpal tunnel akibat gerakan tangan yang sama dilakukan berulang kali, terutama jika pergelangan tangan kamu tertekuk. Aktivitas latihan atlet esports yang cukup tinggi di depan komputer, membuat seorang atlet esports rentan terkena penyakit ini.

Pemain CS:GO yaitu GuardiaN dan olofmeister pernah mengalami cedera ini di tahun 2016. Hal ini berimbas pada permainan mereka di tahun tersebut. Untungnya saat ini penyakit tersebut berhasil sembuh.

2. Tennis Elbow




Sumber: Dr Levi Harisson YouTube

Tennis Elbow adalah rasa sakit yang muncul pada siku bagian luar. Rasa sakit ini cenderung terjadi pada tempat di mana tendon dari otot-otot lengan bawah melekat ke tulang yang menonjol di bagian luar siku. Tendon adalah jaringan ikat yang melekatkan otot ke tulang. Tennis elbow umumnya terjadi akibat penggunaan siku secara berlebih. Hal ini akan menyebabkan otot-otot siku mengalami tegang berlebihan sehingga terjadi robekan serta peradangan.

Mungkin para penggemar Dota 2 bisa menebak siapa atlet esports yang sempat mengalami rasa sakit ini? Ya, orang tersebut adalah Fear dari Evil Geniuses. Dirinya sempat mengalami cedera sebelum TI 4 dan mencari penggantinya untuk musim tersebut.

3. Spontaneous Pneumothorax




Sumber: Ausmed

Spontaneous Pneumothorax alias paru-paru bocor adalah penyakit yang dapat menyerang siapa saja secara tiba-tiba, bahkan pada orang yang tidak memiliki riwayat penyakit ini. Menurut informasi medis, Spontaneous Pneumothorax disebabkan oleh kebiasaan bernafas yang kurang baik. Ketika terkena penyakit ini, awalnya seorang atlet esport akan mengalami sakit yang tajam di daerah dada atau bahu serta mengalami sesak napas yang ekstrem. Hal ini terjadi karena lepasnya udara yang dihirup oleh paru-paru. Lalu udara yang lepas tersebut mengisi ruang di sekitarnya serta memberi tekanan pada paru-paru dan mencegahnya berkembang seperti seharusnya.

Atlet esports yang sempat terkena penyakit ini adalah gla1ve. Gla1ve menyadari jika dirinya sudah terkena Spontaneous Pneumothorax tapi tetap bermain di turnamen Assembly Winter di Finlandia pada tahun 2016 sebelum akhirnya dirinya dibawa ke sebuah rumah sakit di Finlandia untuk menjalani operasi sesaat setelah pertandingan selesai untuk memulihkan kondisinya.

Fitur Index :

  1. Halaman 2
Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline 021-98299724
rekomendasi terbaru