Review

Review Asus VivoBook Pro 14X OLED

oleh: Yohanes

Halaman 4

BATTERY LIFE


VivoBook Pro 14X memiliki kapasitas baterai sebesar 63 Whrs, dengan penggunaan keseharian dengan gaming ringan sesekali dapat menemani seharian dengan screen on-time sekitar 5 jam-an.




Charger brick yang disertakan memiliki daya 120 Watt, dimana ini terasa cukup besar untuk ukuran laptop ultra portable, ini adalah konsekuensi dari penggunaan GPU kelas RTX.

Baca ini juga :

» Review Acer Predator Helios 300 (2022)
» Review ASUS Vivobook 13 Slate OLED
» Review ROG Strix G35CG
» Review ASUS TUF Gaming A15 2022
» Review ROG Flow Z13 GZ301ZE

PERFORMA dan BENCHMARK


SKU laptop yang kami review ini menggunakan Intel Core i7-11370H dengan 4 core dan 8 thread dengan frekuensi base clock 3,3 GHZ dan boost clock di 4,8 GHz.

Dengan tagline "Breaking the boundaries of performance for thin and light laptops" CPU mobile ini adalah versi H yang memiliki full power dengan TDP 35 Watt, yang ditemani oleh kartu grafis RTX 3050 4GB GDDR6, dengan RAM 2x8GB 3200Mhz dan storage NVMe PCIe M.2 SSD berkapasitas 1 TB.

Perlu diperhatikan bahwa kartu grafis pada laptop ini dipasangkan dengan Studio Driver, dimana driver ini memang lebih diciptakan khusus untuk productivity dan content creation.

Sayangnya, opsi upgrade yang tersedia hanyalah mengganti SSD yang sudah ada dengan ukuran yang lebih besar, karena hanya tersedia satu slot saja dan tidak ada opsi upgrade RAM dikarenakan RAMnya sudah dalam keadaan ter-solder di motherboard.

Berikut adalah hasil pengetesan kecepatan storage SSD yang kita test menggunakan Crystal Disk Mark.




SSD NVMe yang digunakan tergolong standar untuk PCIe Gen 3, dengan kecepatan Sequential Read di 3545 MB/s dan Sequential Read di 2996 MB/s.

Lanjut ke sesi benchmark

Kami telah melakukan benchmark untuk mengetahui performa dari ASUS VivoBook Pro 14X OLED, dengan software Cinebench R20, PC Mark10, 3D Mark Fire Strike dan Time Spy. Ini dia hasilnya.




Dari hasil benchmark sintetis yang telah Kru KotGa lakukan, hasil yang didapatkan terbilang cukup baik untuk ukuran 4 cores, bahkan angka single core Intel Core i7-11370H ini pada Cinebench R20 tergolong sangat tinggi.




Meskipun bukanlah laptop yang didesain khusus bermain game, namanya KotakGame pasti ngetes kemampuan gaming dari laptop ini. Kami melakukan uji coba terhadap game non ray tracing seperti Valorant, Dota 2 dan juga game dengan ray tracing seperti Shadow of The Tomb Raider dan juga Far Cry 6 dan hasilnya seperti yang kamu bisa lihat.

Untuk game-game esport non ray tracing tentu laptop ini sudah bisa lumayan oke untuk ngelibas diatas 60FPS di resolusi 1200p.

Untuk game dengan ray tracing seperti Far Cry 6 kami terpaksa menjalankan di setting Low untuk mendapatkan angka FPS yang playable. Hasilnya seperti yang kamu bisa lihat, tampaknya fitur Ray Tracing pada laptop ini bisa dibilang masih kurang maksimal, hanya mendapatkan diatas sekitar 30 FPS-an saja.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru



Most Popular Previews
Belum ada Preview