Review

Apex Legends

oleh: ClockWorange

Halaman Pertama

Genre battle royale memang sedang menjadi hype di perindustrian game saat ini. Banyak game-game yang secara tiba-tiba mengeluarkan mode baru battle royale. Battle royale sendiri juga lebih dikenal seperti saat ini karena kesuksesan game PUBG yang dikembangkan oleh Bluehole. Genre ini juga tidak hanya masuk di game-game Shooter saja, bahkan beberapa game MOBA mulai mengeluarkan mode battle royale.

Karena terlalu banyak judul game dengan genre ini, para gamer pun merasa muak dan bosan dengan game baru yang menganut genre ini. Dan lucunnya dunia lagi-lagi dikejutkan dengan kedatangan game yang mengusung batte royale lagi, game tersebut adalah Apex Legends. Di developeri Respawn Entertainment yang membawakan mekanik permainan Titanfall, game ini sukses besar dan berhasil menarik 25 juta pemain hanya dalam waktu 1 minggu setelah perilisannya.

Apex Legends menyajikan permainan F2P untuk konsol maupun PC, tentu saja ini membuat para player lebih mudah untuk mengakses game ini. Selain itu jika dibandingkan dengan pesaing terbesarnya Fortnite, Apex Legends tampaknya bisa tumbuh jauh lebih cepat.

Mengikuti hype di komunitas game saat ini, apa sih yang membuat Apex Legends layak disebut-sebut sebagai game yang memberikan warna baru di dunia battle royale?

Tidak Bertele-tele

Jika kalian mengikuti perkembangan game ber-genre battle royale, pasti setelah menemukan match, tahap pertama yang dilalui adalah respawn di spawn island. Fungsi spawn island sendiri adalah untuk menunggu pemain lain sampai batasnya sebelum akhirnya memulai match yang sesungguhnya.

Bagi kalian yang baru bermain mungkin hal ini tidaklah mengganggu sama sekali, tapi setelah bermain berkali-kali pasti mulai terasa jenuh, apalagi kita harus mengulang fase ini setelah mati diawal permainan.

Apex Legends berbeda dari game battle royale pesaingnya, kita tidak perlu lagi memasuki yang namanya spawn island. Setelah selesai queue dan menemukan match, pemain akan memasuki tampilan Legends selection, dimana para pemain bisa memilih Legends mana yang ingin dimainkan.

Baca ini juga :

» ASUS TUF Gaming VG27AQ, Kenyamanan Sempurna!
» ASUS ROG Strix G531GD
» ASUS ROG Zephyrus M GU502GU
» Judgment
» ROG Zephyrus S GX502GW
Mekanisme Permainan yang Cepat

Alur permainan Apex Legends sangatlah cepat, kira-kira waktu yang dibutuhkan setiap matchnya hanya 20 menit saja (untuk Champions). Fase turun dari pesawat dan zona permainan sangatlah cepat, selain itu map Apex Legends tidak mengandalkan luasnya, tapi mengandalkan mekanik yang ada disekitarnya.

Jujur saja, Kru KotGa tidak memiliki kemampuan game shooter, karena lebih banyak menghabiskan waktu di game MOBA. Tapi, karena mekanisme permainan sangatlah cepat mati berkali-kali pun tidak menjadi masalah, dan semakin membuat Kru KotGa ingin terus memainkan game ini, sampai saat ini sudah tidak terasa Kru KotGa sudah menghabiskan lebih dari 66 jam memainkan Apex Legends.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru



Most Popular Previews
Belum ada Preview