Review

Valorant

oleh: Citaaditya

Halaman 1

Riot memang menjanjikan banyak game baru di tahun 2020 ini. Hal ini kita ketahui setelah mereka mengadakan perayaan ulang tahun ke 10 League of Legends. Salah satu project yang mereka kerjakan adalah Project A. Tak lama kemudian, Project A muncul dengan nama Valorant. Beberapa waktu lalu, Valorant mengadakan open beta. Mereka membagikan key beta lewat streamer Twitch.

Baca ini juga :

» Intel Core i5-10600K
» ASUS ROG Maximus XII Extreme
» Review: LINE POD
» ONE PUNCH MAN: The Strongest Beta Test
» Review: Resident Evil 3 Remake
Tepat pada tanggal 2 Juni 2020, mereka merilis Valorant secara global. Kru KotGa yang penasaran dengan game satu ini langsung mencobanya. Meski awalnya ragu karena grafis yang tidak sebagus game saat ini. Namun, ternyata ada beberapa aspek yang membuat Valorant tetap mantap untuk dimainkan. Bagaimana ulasan selengkapnya? Mari kita lihat:

UI dan Grafis yang Simpel




Sumber: Dok.KotakGame

Ketika akan masuk ke dalam Valorant, kalian akan dihadapkan dengan launcher yang cukup simpel. Cukup login ID Riot kalian dan langsung mainkan Valorant seperti game lainnya. Ketika masuk, akan ada tampilan lobby yang mengingatkan kita ke game seperti CS:GO dan Team Fortress 2. Kalian bisa melihat beberapa menu seperti koleksi, quest, layanan store, dan lain-lain beserta dengan wallpaper dari Valorant.

Sedangkan untuk ukuran grafis sendiri, Valorant tidak seperti game kekinian. Lebih mirip ke game-game lama yang muncul beberapa tahun ke belakang. Pemilihan karakter yang menggunakan konsep 3D mirip seperti game Paladins.

Mode Game yang Fresh




Sumber: Dok.KotakGame

Dalam Valorant, ada mode Classic dan Mode Spike Rush. Inti dari game ini adalah seperti CS:GO dimana kalian harus menanamkan "Spike" di tempat yang sudah disediakan. Untuk menanamkan Spike, kalian harus melewati hadangan dari para musuh. Kalian juga akan bergantian posisi dengan musuh di round 10. Hal ini tentu agar membuat skor lebih balance.

Ekonomi dalam CS:GO juga di bawa ke Valorant. Dimana kalian harus membeli senjata sekaligus ability yang akan kalian gunakan untuk melawan musuh. Bedanya di CS:GO kalian membeli granat dan smoke, sedangkan di Valorant kalian membeli ability yang akan digunakan. Maka dari itu, gunakan ability kalian dengan hati-hati. Jangan sampai asal membuang ability.

Tactical Shooter yang Sebenarnya




Sumber: Dok.KotakGame

Mengusung Genre Tactical Shooter, Valorant memang tidak membual soal hal itu. Di sini kalian dituntut untuk benar-benar menembak sambil berhati-hati dengan skill dari musuh. Bahkan ada beberapa Agent, sebutan hero untuk Valorant yang tugasnya mengintai keberadaanmu. Sebut saja Sova dan Cypher yang siap mengintip dengan kamera mereka. Serta Phoenix dan Jett yang dapat dengan cepat melesat untuk mengejar musuh yang lari dari pertandingan.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru



Most Popular Previews
Belum ada Preview