NEWS

China Larang Pakai Prosesor Intel dan AMD di Komputer Instansi Pemerintah! Kurangi Pakai Produk AS?

Rahmat Handiko    |   Selasa, 26 Mar 2024


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

China baru-baru ini mengumumkan aturan baru yang melarang penggunaan prosesor dari AMD dan Intel, serta produk Microsoft Windows dan database asing lainnya, dalam komputer dan server pemerintah. Langkah ini diambil dalam konteks perang dagang teknologi yang berkecamuk antara China dan Amerika Serikat. Kebijakan tersebut menandai upaya China untuk meningkatkan kemandirian teknologinya dengan mempromosikan solusi dalam negeri.

Dalam kerangka aturan baru ini, instansi pemerintah diwajibkan untuk menggunakan chip "aman dan dapat diandalkan" yang berasal dari produsen domestik sebagai alternatif untuk chip AMD dan Intel. Sebanyak 18 prosesor telah disetujui dalam daftar tersebut, termasuk chip dari perusahaan-perusahaan seperti Huawei dan Phytium yang didukung oleh pemerintah, meskipun kedua perusahaan tersebut telah dilarang beroperasi di Amerika Serikat.

Diperkirakan bahwa kebijakan baru ini akan berdampak signifikan terhadap Intel dan AMD. China merupakan kontributor besar bagi penjualan kedua perusahaan tersebut, dengan menyumbang 27 persen dari penjualan Intel senilai $54 miliar dan 15 persen dari pendapatan AMD senilai $23 miliar tahun lalu. Namun, masih belum jelas seberapa banyak chip yang digunakan oleh sektor pemerintahan dibandingkan dengan sektor swasta di China.

Baca ini juga :


» Dilema Dualisme AI: Potensi Disalahgunakan Sama Besar dengan Manfaatnya!
» China Pamerkan Robot Yang Bisa Masak Sampai Strika Baju! Bisa Gantikan ART?
» Selain Amerika, TikTok Berpotensi Diblokir di Uni Eropa Karena Bahaya yang Bisa Ditimbulkan TikTok!
» MSI Bakal Fokus ke GPU NVIDIA daripada AMD? Katanya Lebih Banyak Peminat GPU NVIDIA Dibandingkan AMD
» ByteDance Lebih Memilih Buat Tutup TikTok di Amerika Serikat Daripada Menjualnya!

Langkah-langkah ini menunjukkan tindakan paling agresif yang dilakukan oleh China untuk membatasi penggunaan teknologi buatan AS. Sebelumnya, Beijing telah melarang penggunaan chip Micron oleh perusahaan domestik dalam infrastruktur penting. Di sisi lain, Amerika Serikat telah memberlakukan larangan terhadap berbagai perusahaan Tiongkok, mulai dari produsen chip hingga perusahaan kedirgantaraan. Bahkan, pemerintahan Biden telah menghalangi penjualan chip dan kecerdasan buatan kepada China oleh perusahaan-perusahaan AS seperti NVIDIA.

Pembuatan prosesor canggih sebagian besar didominasi oleh AS, Jepang, dan Belanda, yang baru-baru ini sepakat untuk memperketat kontrol ekspor pada mesin litografi dari perusahaan-perusahaan seperti ASL, Nikon, dan Tokyo Electron. Namun, China tidak tinggal diam dalam menghadapi tantangan ini. Perusahaan-perusahaan Tiongkok seperti Baidu, Huawei, Xiaomi, dan Oppo telah mulai mengembangkan dan merancang semikonduktor mereka sendiri sebagai langkah persiapan untuk masa depan di mana mereka tidak bergantung pada impor chip dari Amerika Serikat dan negara lainnya.



Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru